Karawang, MEDIASERUNI.ID – Proyek hotmix peningkatan jalan Pawarengan –Tirtasari di Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, dalam proses pemeliharaan.

Permukaan aspal yang digunakan untuk hotmix jalan ini sempat terkelupas, tak lama setelah dihotmix. Pihak kontraktor (CV Hutami & Co) pun kemudian melakukan pembobokan bagian jalan yang rusak.

Sayangnya, ketika dikonfirmasi lewat telepon terkait pembobokan tersebut, Asep, sebagai pemborong tidak mengangkat teleponnya, bahkan hingga berita naik posting.

Baca Juga:  Bupati Lampung Utara Pimpin Apel Kendaraan Dinas, Tegaskan Komitmen Penertiban Aset Daerah

Asep melakukan klarifikasi setelah berita diposting, dan mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan perbaikan terhadap bagian aspal yang terkelupas.

“Ada masa pemeliharaan selama 180 hari, harusnya objektif. Lihat dong itu di bongkar ku saya lalu di perbaiki,” ucap Asep, Kamis 1 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 Wib.

Asep menyebut pemberitaan tersebut merugikan nama baik perusahaan dan tidak didasarkan pada klarifikasi langsung dari pihak pelaksana proyek.

Padahal sebelumnya Wartawan sudah beberapakali memintai waktu untuk melakukan konfirmasi terkait pembobokan jalan melalui telepon, sayangnya tidak ada respon.

Baca Juga:  Tes PPDB Tahap II Jenjang SMA Besok Terakhir Hasil Tes 5 Juli

Terkait video yang beredar, Asep menyebut hoaks. Padahal video yang pengambilan gambarnya dilakukan pada Selasa 30 Desember 2025, merupakan fakta di lapangan pada saat itu.

Perlu diketahui, proyek hotmix peningkatan jalan Pawarengan –Tirtasari di Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 298.486.000. (Sarmin)