Karawang, MEDIASERUNI.ID – Sopir truk terguling B-9107-UEI yang menimpa minibus di kolong Jembatan Bendasari, Karawang, ditetapkan sebagai tersangka. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga lagi luka parah.

Demikian Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, Rabu 18 Februari 2026, dalam konferensi pers di Mapolres Karawang, menjelaskan penetapan tersangka setelah melalui proses pemeriksaan saksi-saksi, barang bukti dan fakta di lokasi kejadian.

“Terhadap sopir truk, saudara HW, saat ini statusnya sudah menjadi tersangka dan telah kami tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Kapolres.

HW dijerat dengan Pasal 311 Ayat (5) atau Pasal 310 Ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun.

Baca Juga:  Kerja Sama Indonesia-Jepang: Komitmen Dukung Program Makan Bergizi hingga Stabilitas Indo-Pasifik

Kasat Lantas Polres Karawang AKP Sudirianto, sebelumnya juga menegaskan bahwa Unit Gakkum Satlantas segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi.

“Berdasarkan laporan polisi nomor LP/A/31/II/2026, perkara ini memenuhi unsur dugaan tindak pidana sehingga statusnya ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” tegas Sudirianto.

Seperti diberitakan, peristiwa tragis ini terjadi Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 19.40 Wib, di Jalan Raya Tanggul Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga:  Abrasi Rob Kembali Terjang Pantai Pisangan, Warga Tagih Janji Tanggul Permanen

Peristiwa yang melibatkan truk trailer B-9107-UEI dan minibus T-1275-KN ini mengakibatkan suami istri dan seorang anaknya tewas ditempat, serta tiga lagi anggota keluarganya mengalami luka parah.

Peristiwa terjadi saat truk trailer melaju dari arah Lingkar Tanjungpura menuju Rawagabus. Saat melintasi jalan menurun dan menikung, truk diduga kehilangan kendali hingga terguling ke arah kiri dan menimpa minibus yang melaju dari arah berlawanan.

Akibatnya, tiga penumpang sedan meninggal dunia di lokasi, sementara tiga lainnya luka-luka dan dilarikan ke RSUD Karawang serta RS Lira Medika untuk perawatan intensif. (Davi)