Karawang, MEDIASERUNI – Calon Bupati Karawang Aep Syaepuloh tidak rela ada anak Karawang yang putus sekolah. Terlebih dengan adanya program Wajib Belajar 12 Tahun tanpa biaya, dan beasiswa Karawang Cerdas.

Kepedulian terhadap pendidikan anak Karawang ini diperjelas Cabup nomor urut 2 ini, saat sosialisasi di Desa Balonggandu Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang, Selasa 15 Oktober 2024.

“Berbicara masalah pendidikan ini, saya menjawab dengan program beasiswa Karawang Cerdas, karena pendidikan ini sangat penting,” ujar Aep

Aep juga mengajak masyarakat untuk menyebarkan informasi mengenai program beasiswa ini. “Kalau ada saudara atau tetangga yang tidak hadir, kasih tahu bapak-ibu, saya tidak mau lihat masyarakat Karawang putus sekolah,” tegasnya.

Baca Juga:  Pedagang Tahu Bulat Tewas di Bendungan Rentang Jatitujuh

Aep mengungkapkan bahwa dirinya telah mengalokasikan sekitar Rp20 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendanai beasiswa Karawang Cerdas selama menjabat sebagai Bupati.

“Pendidikan ini juga penting, makanya selama menjadi Bupati saya kemarin menganggarkan Rp 20 miliar, untuk Karawang Cerdas. Ini adalah beasiswa yang diberikan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Karawang,” ungkapnya.

Jika terpilih kembali pada tahun 2025, Aep berencana menaikkan anggaran program beasiswa ini menjadi Rp 25 miliar. “Tahun 2025 nanti insyaallah kalau saya terpilih, supaya jangkauannya lebih luas lagi, saya tambah menjadi Rp 25 miliar,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bey Machmudin Ajak 80 Pemuda dan LSM Jadi Pelopor Antikorupsi

Selain memperluas cakupan, Aep juga menegaskan bahwa beasiswa Karawang Cerdas akan terbuka untuk berbagai kategori, termasuk bagi para hafiz Quran.

“Tidak hanya untuk yang lulus tes dan kurang mampu, misalkan ada anak hafiz Quran boleh juga mengajukan beasiswa Karawang Cerdas, hafiz minimal 3 juz saja sudah harus mendapatkan beasiswa Karawang Cerdas,” katanya. (Ari/*)