Karawang, MEDIASERUNI.ID – Warga Kampung Pasirela Desa Darawolong Kecamatan Purwasari mengeluhkan proyek pembangunan turap yang dinilai tidak sesuai standar teknis.

Seperti diungkapkan Jamaludin, warga setempat, menyebutkan bahwa tinggi turap bervariasi antara 90 cm hingga 130 cm, yang dinilai berpotensi mengurangi efektivitas fungsi turap saat musim hujan.

Bahkan, menurut keterangan pekerja yang sempat ditemui, tinggi turap seharusnya 170 cm. Namun, saat ditanya lebih lanjut, pekerja tersebut enggan menjelaskan dan mengaku hanya menjalankan perintah.

Warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek di lokasi. Hal ini membuat masyarakat tidak mengetahui sumber dana, kontraktor, maupun waktu pelaksanaan pekerjaan.

Baca Juga:  Mayday di Karawang, Buruh Bersama Bupati dan Kapolres Potong Tumpeng

“Kami hanya ingin kejelasan dan jaminan bahwa proyek ini dikerjakan dengan benar,” ujar Jamaludin.

Pemerintah Desa Darawolong menerima laporan warga terhadap ketidaksesuai tinggi turap, tegas mengatakan mempertanyakan soal itu dan akan meminta pertanggungjawaban terkait pembangunan turap tersebut.

“Pemerintah desa memang tidak berwenang menghentikan proyek, namun bisa memantau pelaksanaan proyek, termasuk mempertanyakan hasil pekerjaan setelah masa kerja selesai dan dilakukan serah terima pekerjaan,” tandas Kaur Umum Desa Darawolong Igu Muchamad Gusti, di kantornya, Kamis 7 Agustus 2025 kepada Mediaseruni.

Baca Juga:  Universitas Muhammadiyah Bulukumba Buka Pendaftaran Camaba Gelombang Terakhir

Igu juga menekankan, pengawasan ini penting untuk memastikan tidak ada pengurangan volume pekerjaan, atau penyimpangan spesifikasi teknis, seperti panjang atau tinggi bangunan yang tidak sesuai.

Pengawasan perlu dilakukan, menurut Igu, karena drainase tidak hanya berfungsi untuk mengalirkan air agar tidak masuk ke rumah warga, tetapi juga berperan besar dalam mendukung sistem irigasi ke sawah.

Dengan kata lain, sambung Igu, proyek drainase adalah bagian penting dari ekosistem desa yang mendukung kehidupan sehari-hari dan pertanian. (Davi)