Pemapang, – MEDIASERUNI.ID
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pemalang untuk membahas rencana rehabilitasi jaringan pipa air bersih milik Perumda Air Minum Tirta Mulia, Selasa malam 15 Juli 2025.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas proposal yang diajukan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, kepada pemerintah pusat. Proposal tersebut berisi permohonan dukungan rehabilitasi jaringan pipa guna meningkatkan layanan air bersih kepada masyarakat.

Asisten Deputi Infrastruktur Sumber Daya Air dan Pangan Kemenko IPK, Suraji, hadir langsung di Pemalang untuk meninjau kondisi lapangan dan melakukan dialog bersama Bupati Anom serta jajaran Perumda Tirta Mulia yang dipimpin oleh Plt Dirut Arief Setiawan.

Baca Juga:  Hamzah Gurnita: Kepatuhan Perusahaan di Sukabumi Rendah dalam Pelaporan CSR

Dalam pertemuan itu, Bupati Anom menyampaikan pentingnya dukungan dari pusat guna memperkuat infrastruktur air bersih yang memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi pelayanan publik tetapi juga pengembangan potensi ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan, kunjungan ini memberikan dampak positif, karena tim kementerian sudah melihat langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah kecamatan yang memiliki potensi industri sangat membutuhkan pasokan air bersih yang memadai agar pengembangan wilayah bisa maksimal.

Baca Juga:  Pemkab Pemalang Genjot Infrastruktur, 186 Paket Jalan-Jembatan & 61 Ruas Jalan Rampung Hingga Agustus 2025

Menanggapi hal tersebut, Suraji menyebut pihaknya telah meninjau langsung mata air dan sejumlah titik infrastruktur air bersih di Pemalang. Ia mengapresiasi kualitas air yang baik, namun menyayangkan masih adanya kebocoran pada jaringan pipa yang menghambat distribusi.

“Airnya cukup melimpah, kualitasnya juga bagus. Tapi sayangnya, kebocoran di ujung jaringan membuat distribusi jadi tidak optimal,” ungkap Suraji.

Ia menegaskan, modernisasi dan rehabilitasi jaringan menjadi prioritas agar pengelolaan air bersih lebih efisien dan berkelanjutan. Pihak Kemenko IPK pun akan menindaklanjuti hasil kunjungan ini untuk merumuskan langkah konkret ke depan.