Garut, MEDIASERUNI.ID – Arak-arakan Sancang Lugay meriahkan Kirab Budaya Napak Tilas Pajajaran yang singgah di Kabupaten Garut dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Garut, Selasa 5 Mei 2026, malam.
Arak-arakan dimulai dari Korem 062 dan berakhir di Gedung Bale Dewa Niskala. Kehadiran kirab di Garut menjadi tambahan rute setelah antusiasme warga di Sumedang, Ciamis, dan Tasikmalaya. Permintaan masyarakat membuat Garut masuk dalam rangkaian perjalanan budaya tersebut.
Kirab dimulai pukul 19.30 Wib dan melintasi Jalan Bratayuda hingga Jalan A. Yani sepanjang sekitar 1,7 kilometer. Warga memadati sisi jalan, bahkan banyak yang ikut berjalan hingga titik akhir.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampil menunggang kuda putih bernama Victoria. Di belakangnya, Kereta Kencana Ki Jaga Rasa yang membawa Mahkota Binokasih ditarik empat kuda putih, diikuti kereta lainnya.
Setibanya di Bale Dewa Niskala, rombongan disambut pertunjukan seni dari perwakilan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Atraksi budaya tersebut mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
Dedi Mulyadi menegaskan, atraksi seni bukan hal mistis, melainkan hasil latihan dan teknik. “Semua bisa dilakukan dengan latihan rutin,” ujarnya. Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran dijadwalkan berlanjut ke Kabupaten Cianjur, malam ini, 6 Mei 2026. (*)
