Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Suasana penuh kehangatan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Kemandirian dan Kedaulatan Pers Wujud Nyata Demokrasi” tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi insan pers dengan pemerintah dan masyarakat, tetapi juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak istimewa, sebagai wujud kepedulian sosial para juArnalis yang tergabung dalam AWPB.

Sejumlah unsur Forkopimcam Pemalang turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Pemalang Prasetyo Widiatmoko, Danramil 01 Pemalang Kapten Cba Sutiono, serta Kapolsek Pemalang AKP Agus Soleh. Hadir pula Ketua Dewan Penasehat AWPB Dr. (C) Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM, Presidium Dewan Kesenian Pemalang Andi Rustono, serta berbagai tokoh dan undangan lainnya.

Apresiasi Camat Pemalang
Dalam sambutannya, Camat Pemalang Prasetyo Widiatmoko mengapresiasi kegiatan yang digelar AWPB karena tidak hanya berfokus pada aktivitas jurnalistik, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh AWPB. Selain menjalankan tugas mencari dan menyampaikan berita, para wartawan juga menunjukkan kepedulian sosial kepada anak-anak yang kurang beruntung atau anak-anak istimewa yang memang harus mendapatkan perhatian dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Inspiratif! Keluarga di Jepara Bangun Jembatan Pribadi Rp250 Juta untuk Atasi Masalah Akses Jalan

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa pers juga memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan antara pemerintah, media, dan masyarakat.
Pers Mandiri, Demokrasi Kuat
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat AWPB Dr. (C) Imam Subiyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa kemandirian dan kedaulatan pers merupakan syarat penting bagi demokrasi yang sehat.

Ia menyampaikan bahwa tema kegiatan tersebut bukan sekadar slogan, tetapi merupakan bentuk komitmen moral insan pers untuk terus menjaga kebebasan dan integritas dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Pers yang mandiri adalah syarat mutlak demokrasi yang sehat, dan pers yang berdaulat adalah tanda bahwa negara masih memberi ruang bagi kebenaran untuk berbicara,” tegasnya.

Menurutnya, pers bukanlah musuh kekuasaan maupun alat kepentingan, melainkan penjaga nurani publik yang memastikan kebenaran tetap tersampaikan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa kebebasan pers harus dibarengi dengan integritas, profesionalisme, akurasi, dan tanggung jawab etik. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, pers dituntut hadir sebagai penjaga akal sehat bangsa.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan bahwa AWPB siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mengawal berbagai program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  Pendaftaran CPNS Mulai Hari Ini, Jangan Percaya Kalau ada yang Janji Bisa Meluluskan

“Sepanjang kebijakan itu lahir untuk kepentingan rakyat, memperkuat kesejahteraan dan menghadirkan keadilan sosial, maka AWPB akan berdiri sebagai mitra strategis yang ikut mengawal keberhasilannya,” ungkapnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa dukungan tersebut tetap berada dalam prinsip pers yang independen, objektif, kritis, dan bertanggung jawab.

Puisi Budaya dan Tausiah Ramadan
Selain santunan kepada anak-anak istimewa, kegiatan ini juga diisi dengan pembacaan puisi oleh Presidium Dewan Kesenian Pemalang, Andi Rustono, yang menghadirkan nuansa budaya dalam suasana Ramadan.

Menjelang waktu berbuka, para peserta juga mendapatkan tausiah penghantar buka puasa yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Irzak, yang mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat kepedulian sosial serta menjaga nilai kebersamaan di bulan suci.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, yang menjadi simbol kebersamaan antara insan pers, pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Pemalang.
Melalui kegiatan ini, AWPB berharap semangat kemandirian dan kedaulatan pers dapat terus terjaga, sehingga pers tetap menjadi pilar penting dalam menjaga demokrasi serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.