Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Semangat gotong royong kembali menghangatkan Dusun Sawangan, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Pasca ambrolnya jembatan akibat bencana, Babinsa Koramil 13/Pulosari Kodim 0711/Pemalang jajaran Korem 071/Wijayakusuma hadir langsung membantu pembangunan jembatan armco di Sungai Gesing, RT 22 RW 08, Senin (23/02/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat. Sekitar 40 warga bersama Babinsa bahu-membahu mengerjakan pemasangan rangka armco hingga proses pengurukan tanah penopang, demi mempercepat pemulihan akses penghubung antarwilayah yang sempat lumpuh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RT 22, Bapak Solihin, serta Kepala Dusun Sawangan, Ibu Inah. Keduanya bersama warga terlibat langsung sejak tahap persiapan lahan hingga proses pemasangan jembatan.

Baca Juga:  Ghoib..!!! Nilai Seleksi Kompetensi Dasar Peserta CPNS Di Tasikmalaya Menciut Dari 425 Jadi 269

Babinsa Koramil 13/Pulosari, Sertu Ony Prasetyo, menegaskan bahwa keterlibatannya merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami ingin memastikan pembangunan jembatan ini cepat selesai agar aktivitas warga, baik menuju ladang, sekolah maupun kegiatan ekonomi, kembali lancar. Gotong royong ini juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 22, Bapak Solihin, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran aktif Babinsa di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kang Jimmy pun Siap Nyabup Pilkada Karawang 2024

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran Babinsa menambah semangat warga untuk bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Sawangan, Ibu Inah. Ia berharap jembatan armco tersebut dapat segera dimanfaatkan warga dan menjadi solusi jangka panjang bagi akses transportasi masyarakat.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan armco di Sungai Gesing diharapkan segera rampung. Pulihnya akses ini bukan hanya mempermudah mobilitas warga Dusun Sawangan, tetapi juga menggerakkan kembali roda perekonomian Desa Penakir secara keseluruhan.