Karawang, MEDIASERUNI.ID – Upaya memperkuat perekonomian warga terus digencarkan Pemkab Karawang. Melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Karawang, sebanyak 100 warga Desa Karangjaya, Kecamatan Tirtajaya, dibekali keterampilan membatik.
Pelatihan vokasi angkatan keempat, Kamis 8 Oktober 2026, berfokus pada teknik batik cap dan batik tulis khas Karawang. Langkah strategis tersebut disiapkan untuk mendukung cita-cita menjadikan Desa Karangjaya sebagai Kampung Batik binaan Bank Indonesia (BI).
Kabid PPUKM Disperindagkop UKM Karawang, Leoni Wishnuwardhani, menyampaikan program ini menjadi wadah nyata untuk meningkatkan daya saing SDM serta mencetak wirausaha baru di tingkat desa.
“Kami ingin pembekalan ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Lewat pelatihan vokasi ini, warga dibekali keterampilan dasar agar siap mengelola potensi batik lokal,” ujar Leoni.
Dalam pelaksanaannya, Disperindagkop UKM menggandeng Sanggar Batik Putri Sanggabuana, wadah nirlaba binaan dinas sejak 2019 yang fokus mendampingi pengrajin lokal.
“Pelatihan batik hari ini merupakan bentuk kolaborasi dinas kami dengan Workshop Batik Sanggabuana,” jelas Leoni.
Selain membina warga, sanggar ini juga aktif menerima kunjungan edukasi mulai dari tingkat TK hingga mahasiswa pascasarjana.
Proses pelatihan berjalan lancar tanpa kendala. Leoni optimistis, keterlibatan aktif 100 peserta ini mampu melahirkan sentra ekonomi kreatif baru yang mandiri dan berkelanjutan di Karawang. (damar)
