PEMALANG, MEDIASERUNI.ID — Suasana biru-meriah dan penuh semangat menyelimuti pelaksanaan Estafet Obor Comal 2026, acara tahunan khas Kecamatan Comal yang digelar di Desa Balutan, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Pemalang Nurkholes dan Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, serta diikuti peserta dari berbagai wilayah, mencakup Ulujami, Petarukan, hingga Ampelgading.
Acara yang digelar sejak tahun 2023 ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan perpaduan sempurna antara kegiatan fisik, semangat kebersamaan, dan promosi potensi lokal. Tidak hanya lari estafet obor yang menjadi daya tarik utama, namun juga dimeriahkan oleh stan kuliner dan produk UMKM khas Comal, sehingga menjadi paket lengkap yang sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat setempat.
Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, menyambut antusiasme warga dengan rasa bangga. Ia menilai kegiatan ini memiliki potensi luar biasa untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan skalanya.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan Estafet Obor Comal ini. Kalau saat ini masih berskala kecamatan, ke depannya kita tingkatkan secara bertahap menjadi event tingkat Kabupaten. Potensinya sangat besar, dan ini harus terus didorong agar semakin besar dan dikenal luas,” ujar Nurkholes.
Plt. Bupati juga berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah penguatan semangat pemuda sekaligus sarana pengembangan UMKM yang semakin berkembang. Bahkan terkait hadiah berupa satu ekor kambing bagi juara pertama, ia berjanji untuk mendukung lebih besar lagi di tahun mendatang. “Tahun depan kita dukung pakai sapi,” ucapnya disambut tawa dan tepuk tangan warga.
Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, yang hadir langsung menyaksikan kemeriahan kegiatan ini, turut memberikan apresiasi tinggi. Baginya, semangat yang ditunjukkan para peserta mencerminkan energi positif untuk membangun Pemalang.
“Saya sangat antusias sekali hadir di sini. Semangat larinya itu yang paling penting. Pemalang butuh lari, butuh bergerak bersama-sama untuk membangun Pemalang. Kegiatan ini menggambarkan semangat pemuda, kebersamaan, dan harapan yang sama untuk kemajuan daerah,” ungkap Rizal.
Politisi Fraksi PKS ini juga menyoroti potensi ekonomi yang muncul dari kegiatan ini. Menurutnya, adanya stan kuliner dan produk UMKM di lokasi acara membuktikan bahwa ajang olahraga sekaligus dapat menjadi sarana penggerak ekonomi masyarakat, yang patut didukung dan dikembangkan lebih luas.
Ketua Panitia Estafet Obor Comal, Irwan Safei menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2023 dan terus berkembang pesat. Tahun 2026 ini menjadi yang paling meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan peserta yang tidak hanya berasal dari Comal, melainkan mencakup wilayah rayon satu dari Ulujami, Petarukan, hingga Ampelgading.
“Peserta dibagi dalam kelompok beranggotakan tiga orang, berjumlah 48 grup, dan berlari secara estafet menempuh jarak sekitar 250 meter. Uniknya, obor harus tetap menyala hingga garis finis. Jika obor mati, peserta akan didiskualifikasi,” jelasnya.
Panitia juga mengakui keterbatasan anggaran sehingga belum seluruh UMKM yang berminat dapat ditampilkan. Namun, ke depannya berharap dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai pihak dapat semakin memperluas ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tampil dan berkembang.
Dengan semangat yang terus tumbuh dan dukungan dari para pemimpin daerah, Estafet Obor Comal di Desa Balutan kini bukan sekadar lomba lari malam bernuansa biru, melainkan simbol harapan, kebersamaan, dan langkah maju menuju Pemalang yang semakin berdaya, bersemangat, dan berkemajuan.

