Bandung, MEDIASERUNI.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membahas sejumlah agenda strategis bersama Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat koordinasi di Bale Pakuan, Kota Bandung, Senin 14 Juli 2025.

Fokus utama pertemuan adalah optimalisasi lahan Perhutani dan penguatan program ketahanan pangan. KDM menyampaikan rencana pengembalian lahan-lahan Perhutani untuk diubah menjadi kawasan perkebunan produktif.

Langkah ini menjadi bagian dari program prioritas Pemprov Jabar guna mendukung ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan.

Baca Juga:  Viral 2024, Festival Literasi Digital Jabar untuk Meningkatkan Kesadaran dan Apresiasi di Era Digital

Tak hanya soal lahan, sektor olahraga juga dibahas. KDM mengungkap rencana penyelenggaraan kompetisi Divisi 4 Piala Bupati dan Wali Kota Sejawa Barat pada Agustus mendatang, sebagai upaya membangkitkan sepak bola dari akar rumput.

Gubernur juga menanggapi program nasional optimalisasi hutan. Ia menekankan pentingnya pemilihan jenis pohon yang sesuai karakter wilayah serta potensi ekonomi dari penyerapan karbon.

“Ke depan, Perhutani harus mulai melihat nilai karbon sebagai bagian dari pengelolaan hutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Bolehkan Lagi Pengecer Gas Elpiji Subsidi 3 Kg Jualan

Pemanfaatan lahan Perhutani untuk relokasi warga terdampak bencana turut diajukan. Usulan tersebut telah disampaikan ke Kementerian BUMN.

Isu pengelolaan sampah pun dibahas. Pemprov Jabar akan mendorong pengembangan sistem pengolahan sampah berbasis energi, khususnya di wilayah Bogor yang mengalami keterbatasan lahan pembuangan.

Seluruh agenda yang dibahas, kata KDM, sejalan dengan prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. (*)