Karawang, MEDIASERUNI.ID – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Majelis Taklim Al Hidayah, Desa Wanci Mekar, Rabu 8 April 2026. Kegiatan halal bihalal berlangsung khidmat dan dihadiri pengurus serta anggota majlis taklim se-wilayah desa.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan ceramah agama bertema “Makna Halal Bihalal” yang disampaikan oleh KH Acep Wahab.
Dalam tausiyahnya, KH Acep Wahab menjelaskan bahwa halal bihalal memiliki makna mendalam dalam kehidupan umat Islam di Indonesia. Tradisi ini bukan sekadar pertemuan biasa setelah Hari Raya.
Ia mengungkapkan, secara bahasa halal bihalal berasal dari kata “halla” yang berarti melepaskan, meluruskan, atau mencairkan. Makna ini mencerminkan tujuan untuk memperbaiki hubungan antar sesama.
“Halal bihalal bukan sekadar makan bersama atau kumpul biasa. Ini momen mulia untuk saling memaafkan dan membersihkan hati dari dengki, ego, serta dendam,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ikatan persaudaraan yang mungkin sempat renggang. Nilai kebersamaan dan keikhlasan menjadi inti dari tradisi tersebut.
KH Acep Wahab menambahkan, dalam ajaran Islam, silaturahmi dan saling memaafkan memiliki keutamaan besar. Hal ini sejalan dengan semangat setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan.
“Setelah sebulan penuh berpuasa, halal bihalal menjadi kesempatan emas untuk menyempurnakan kebaikan dengan memperbaiki hubungan dengan sesama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PKK Desa Wanci Mekar, Eva Susanti, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Saya bangga bisa hadir di tengah keluarga besar Majlis Taklim Al Hidayah. Kegiatan ini tidak hanya menguatkan keimanan, tetapi juga mempererat persaudaraan,” ujarnya.
Eva berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Ia juga mendoakan agar kebersamaan yang terjalin membawa keberkahan bagi masyarakat Desa Wanci Mekar. (Asep)

