Kuningan, MEDIASERUNI.ID – Kementerian Agama (Kemenag) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru madrasah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Sarasehan Nasional Guru Madrasah yang menjadi rangkaian Hari Lahir (Harlah) Ke-5 Pengurus Besar Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PB PGMNI) di Diva Convention Hall, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa 30 Juni 2026.

Mewakili Menteri Agama RI, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM Prof. Dr. H. Iswandi Syahputra, M.Si., menyampaikan bahwa pemerintah tengah memperjuangkan peningkatan insentif bagi guru madrasah honorer murni.

“Pemerintah sedang memperjuangkan peningkatan insentif guru madrasah honorer murni yang selama ini sekitar Rp250 ribu per bulan menjadi Rp1 juta per bulan,” ujar Iswandi di hadapan ratusan peserta sarasehan.

Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para guru madrasah yang hadir dari berbagai daerah. Bagi para guru honorer, peningkatan insentif menjadi harapan besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap pengabdian mereka di dunia pendidikan.

Sarasehan Nasional yang dipandu Sekretaris Jenderal PB PGMNI, H. Asep Mahfudin, juga menghadirkan Direktur GTK Madrasah Kementerian Agama RI Dr. H. Fesal Musaad, M.Pd., Direktur Pendidikan Agama Islam Dr. H. M. Munir, M.A., serta perwakilan Direktorat KSKK Madrasah Dr. Anis Masykur, M.A.

Baca Juga:  Bey Kejar Jabar Hattrick, Target 15 Medali Emas Cabor Dayung di PON XXI

Dalam pemaparannya, Fesal Musaad menegaskan bahwa Kemenag terus merancang berbagai kebijakan yang berpihak kepada guru madrasah. Selain peningkatan insentif, pemerintah juga mendorong perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG), konsistensi pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), serta penguatan formasi PPPK dan ASN bagi guru madrasah.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan dan kepastian karier guru madrasah,” katanya.

Sementara itu, Direktur PAI Dr. H. M. Munir, M.A., menyatakan kesiapan organisasi profesi guru di lingkungan Kementerian Agama untuk mengawal berbagai kebijakan yang berpihak kepada guru madrasah.

“Kami siap mengawal kebijakan-kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan guru madrasah,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Direktorat KSKK Madrasah. Dr. Anis Masykur menegaskan pihaknya siap mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui penguatan sarana dan prasarana pendidikan.

Baca Juga:  Nasya Aqila Herdiana Putri: Anak Kolong Kodim 0612/Tasikmalaya Borong 4 Medali di O2SN 2026

Ketua Umum PB PGMNI Heri menyambut positif komitmen yang disampaikan Kemenag. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru madrasah, khususnya guru honorer, merupakan aspirasi yang selama ini terus diperjuangkan oleh PGMNI.

“Harlah ke-5 PB PGMNI ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara guru madrasah, organisasi profesi, dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan guru serta kemajuan pendidikan madrasah di Indonesia,” ujarnya.

Selain sarasehan nasional, Harlah Ke-5 PB PGMNI juga dimeriahkan dengan pameran UMKM, donor darah, dan berbagai pertunjukan seni budaya yang melibatkan masyarakat dan warga madrasah. (Dadan)