PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Suasana penuh kebersamaan dan nuansa religius menyelimuti Taman Kota Comal, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (11/4/2026). Ikatan Masyarakat Pemalang Jaya (IKMAL JAYA) sukses menggelar Pengajian Umum, Halal Bihalal, sekaligus penyaluran santunan bagi ratusan anak yatim.
Mengusung tema “Dengan Halal Bihalal Kita Tingkatkan Tali Silaturahmi Umat”, kegiatan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah, serta sejumlah tokoh penting dari tingkat daerah hingga provinsi.
Sejak siang hari, acara berlangsung khidmat. Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga menghadirkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada 300 anak yatim. Penampilan hadroh dan qosidah turut menambah semarak sekaligus menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Ketua Umum IKMAL JAYA, Abdul Khalem, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa acara ini merupakan agenda tahunan yang digelar secara bergilir, dengan tujuan mempererat persaudaraan serta memanjatkan doa bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Pemalang.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tetuko, menyampaikan apresiasi atas inisiatif IKMAL JAYA. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mendorong agar kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama yang berdampak luas bagi masyarakat. Selain itu, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan semangat gotong royong juga turut disampaikan kepada seluruh hadirin.
Pesan dari Wakil Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan perwakilan menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan kepedulian sosial. Ia juga mendorong IKMAL JAYA agar terus berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi, generasi muda, hingga pelestarian budaya lokal.
Puncak acara diisi tausiyah oleh KH. Hadi Purwanto dari Tuban, Jawa Timur. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pesan sederhana namun mendalam tentang pentingnya ketulusan hati dalam beribadah dan mencintai Allah serta Rasulullah, meskipun dalam keterbatasan.
Kegiatan ini pun diharapkan dapat terus menjadi inspirasi dan agenda rutin yang membawa manfaat luas, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

