Karawang, MEDIASERUNI.ID – Pemuda Pasirela bersama Ibu Majelis Taklim menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan penyambutan bulan suci Ramadan. Kegiatan dihadiri Camat Purwasari H. Nendi Sopandi serta ratusan jamaah.

Kegiatan dimulai dengan lantunan Salawat Nabi dan tausiah dari Ustaz Dede Rukmana. Dalam ceramahnya, ia mengisahkan perjalanan Isra Miraj, serta menekankan pentingnya menjaga saalat dan mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih.

Ia juga mengingatkan tentang dua golongan manusia, yakni Ahlul Afiyah dan Ahlul Musibah, serta bahaya istidraj sebagai ujian kenikmatan dunia.

Dari kedua golongan memiliki pendekatan berbeda dalam beragama atau menghadapi Allah SWT, yaitu Istidraz dan ash-sabirin. Yang mana istidraj itu merupakan jebakan berupa kelimpahan nikmat dunyawi seperti harta, jabatan kesehatan yang diberikan Allah SWT. kepada orang yang terus-menerus bermaksiat dan jauh darinya.

Baca Juga:  Tiang WiFi Liar Menjamur di Pemalang, Berdiri Tanpa Izin dan Ancam Nyawa Warga! Pemerintah Kemana?

“Ciri-ciri golonga orang Istidraj, hidup bergelimang kemewahan, jarang beribadah, jarang tertimpa musibah meskipun berbuat dosa, dan tidak ada keinginan untuk bertobat. Ini bukan tanda kasih sayang, melainkan penundaan azab yang membuat seseorang semakin lalai dan sombong hingga tiba saatnya disiksa,” ucap Dede.

Selain itu, disampaikan hadits tentang empat golongan yang dirindukan surga: pembaca Al-Quran, penjaga lisan, pemberi makan orang lapar, dan orang yang berpuasa Ramadan.

Dari keempat golongan tersebut, pembaca Al-Qur’an (Taali-lil Qur’an) mereka adalah orang yang tekun membaca, mempelajari, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Penjaga Lisan (Hafizhul Lisan) mereka yang mampu menahan diri dari perkataan kotor, gibah, fitnah, dan caci maki yang dapat menyakiti hati orang lain.

Baca Juga:  UMK Jawa Barat 2025 Resmi Ditetapkan

Pemberi Makan Orang Lapar (Muth’imul Ji’an) Golongan yang dermawan dan memiliki kepedulian sosial tinggi dengan membantu mereka yang membutuhkan (lapar).

Orang yang Berpuasa Ramadan (Shoimiin fi Syahri Ramadhan) mereka yang melaksanakan puasa Ramadhan dengan penuh keimanan, keikhlasan, dan mengharap ridho Allah SWT.

Ketua panitia, Alvin Maulana, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti peringatan Isra Mi’raj ini.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga menjelang Ramadan.

Acara ditutup doa bersama dan diharapkan menjadi momentum meningkatkan ibadah serta mempererat silaturahmi warga menjelang Ramadan. (Davi)