logo

Larangan Berfoto Bertiga, Antara Percaya dan Tidak, Begini Penjelasannya

IMG-20240510-WA0006
Ilustrasi foklor

Karawang, MEDIASERUNI – Antara percaya dan tidak. Meski hanya sebuah mitos, namun larangan berfoto bertiga masih dipercaya sebagian masyarakat hingga sekarang.

Konon apabila berfoto bertiga salah seorang diantaranya meninggal dunia. Meskipun takhayul ini tidak memiliki dasar ilmiah, namun banyak orang yang mempercayainya dan menghindari berfoto bertiga.

Kepercayaan larangan berfoto bertiga sebenarnya bukan berasal dari Indonesia. Sumbernya adalah kepercayaan bangsa Vietnam mengaitkan angka tiga dengan kesialan.

Baca Juga:  Hantu Rimba Gunung Leuser Penjaga Gaib Hutan di Aceh

Vietnam mengalami akulturasi budaya yang besar selama masa penjajahan, dan mereka mengambil mitos bahwa angka tiga membawa kesialan. Hasilnya, mitos larangan berfoto bertiga pun lahir.

Dalam kepercayaan Vietnam, angka tiga dianggap suci untuk Tuhan, tetapi akan berdampak buruk jika dikaitkan dengan manusia. Kilatan dari blitz kamera dipercaya dapat mengambil jiwa orang yang berada di tengah ketika berfoto bertiga.

Baca Juga:  Mitologi Sunda, Larangan Wanita Hamil Mengunjungi Rumah Orang yang Meninggal

Di Indonesia sendiri, berfoto bertiga masih dianggap sebagai pamali atau terlarang oleh sebagian kalangan di Indonesia. Tindakan ini dipercaya bisa menyebabkan orang yang berada di tengah mengalami kesialan, bahkan parahnya, dipercaya bisa menyebabkan kematian.

Share:

Terpopuler

Jl. Veteran, Gg. H. Suchron Lingkungan Kav. No. 01 Blok B1-2 RT 001/035, Kel. Nagasari Kec. Karawang Barat Kab. Karawang, Jawa Barat. 41311. Telp. 081295925566