Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Turnamen Legend U-45+ Piala Ketua PSSI Kabupaten Bandung Barat menjadi ajang reuni dan nostalgia Persinga Ngamprah, di lapangan hijau bagi para legenda sepak bola Bandung Barat.
Bertempat di Stadion Abipraya Rende, Kecamatan Cikalong Wetan, Sabtu 7 Februari 2026, turnamen ini mempertemukan kembali para pemain senior yang pernah mewarnai sepak bola daerah, termasuk Legenda Persinga Ngamprah.
Legenda Persinga Ngamprah yang baru terbentuk sekitar dua minggu sebelumnya, Alhamdulillah sudah mampu menunjukkan eksistensinya dengan berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Kehadiran tim ini menjadi momentum silaturahmi bagi para pemain Persinga era tahun 2000-an yang telah lama tidak bertemu, sekaligus mempererat persaudaraan melalui sepak bola.
Turnamen yang diselenggarakan oleh PSSI Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah kebersamaan dan reuni para legenda sepak bola. Para pemain kembali merasakan atmosfer pertandingan sekaligus mengenang perjalanan panjang mereka di dunia sepak bola.
Dalam ajang tersebut, Tim Legenda Persinga Ngamprah berhasil meraih Juara 2 Kategori Bronze, sebuah pencapaian membanggakan bagi tim yang tergolong baru terbentuk. Hasil ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kekompakan masih terjaga di antara para pemain legenda.
Inisiator Tim Versi Nge-Legend Persinga Ngamprah, Yeyet Suparna, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi dan pencapaian timnya dalam turnamen ini.
“Alhamdulillah, meskipun Tim Legenda Persinga Ngamprah baru terbentuk sekitar dua minggu, kami bisa ikut berpartisipasi di Turnamen Legend U-45+ Piala Ketua PSSI Kabupaten Bandung Barat. Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi bagi pemain-pemain Persinga era tahun 2000-an yang sudah lama tidak bertemu,” ujar Yeyet Suparna, Minggu, 8 Februari 2026.
Menurutnya, turnamen legenda ini memiliki nilai lebih karena mampu menyatukan kembali para pelaku sepak bola dari berbagai latar belakang.
“Di dalam tim ini ada pelatih berlisensi, penggiat sepak bola desa, serta tokoh-tokoh sepak bola di wilayah masing-masing. Harapannya, Tim Legenda Persinga bisa terus solid, aktif, dan berkontribusi positif bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Bandung Barat,” tambahnya.
Yeyet juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai sarana mempererat persaudaraan sekaligus menjaga semangat sepak bola di kalangan para legenda.
“Mudah-mudahan ke depan Tim Legenda Persinga Ngamprah bisa semakin eksis dan terus memberi manfaat bagi kebersamaan serta kemajuan sepak bola Bandung Barat,” pungkasnya. (Dadan)
