Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gununghalu meresmikan Masjid An-Nahl, dihadiri unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bandung Barat, PCM, majelis dan lembaga, serta organisasi otonom Muhammadiyah, Minggu 4 Januari 2026.
Acara peresmian diawali tausiyah, disampaikan Kyai dari Pondok Pesantren Cibiuk, Garut, yang menekankan pentingnya iman, ketakwaan, dan kepedulian sosial sebagai fondasi kebangkitan umat. Tausiyah tersebut menjadi penguat semangat dakwah dan gerakan Muhammadiyah di wilayah Gununghalu.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan arah besar gerakan Muhammadiyah dengan misi “membentuk kader ulama, kader birokrat, dan kader wirausaha” sebagai pilar utama pembangunan umat dan bangsa.
Ketua PDM KBB, Budiawan dalam sambutannya menegaskan bahwa hasil peresmian masjid ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan melahirkan rekomendasi strategis untuk melanjutkan dan menyempurnakan rencana kerja rintisan tahun 2025 ke dalam Rencana Strategis (Renstra) 2026.
Lima Rekomendasi Strategis
Pertama, regenerasi dan revitalisasi struktural, yakni penguatan kaderisasi dari generasi senior menuju kader milenial agar Persyarikatan Muhammadiyah tumbuh seperti pohon yang baik: akarnya kuat menghujam bumi, batangnya menjulang tinggi, daunnya rimbun, dan buahnya memberi manfaat luas bagi lingkungan.
Kedua, penguatan Majelis Dikdasmen dan PNF dalam pengembangan pendidikan formal dan nonformal, meliputi MBS, pesantren Sabtu–Minggu, TK, RA, PKBM, serta SDIT sebagai basis pembinaan generasi berkemajuan.
Ketiga, penguatan Majelis Ekonomi melalui pengembangan usaha budidaya ikan, pertanian, peternakan, perdagangan, serta wisata rohani dan kuliner sebagai upaya kemandirian ekonomi umat.
Keempat, penguatan Majelis Tabligh dan Tajdid untuk mencetak ulama profesional melalui diklat Darul Arqam dan Baitul Arqam, serta pelaksanaan rotasi khatib antar Masjid Jami’ di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Kelima, optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan memaksimalkan peran dan fungsi LAZISMU KBB agar semakin profesional, amanah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Kelima rekomendasi tersebut direncanakan akan ditanfidzkan dan dibahas dalam Sidang Pleno PDM KBB paling lambat akhir Januari 2026.
Menutup sambutannya, Budiawan mengajak seluruh elemen Persyarikatan untuk meneguhkan komitmen perjuangan dengan penuh tawakal, seraya mengutip firman Allah SWT:
“Fa idzā ‘azamta fatawakkal ‘alallāh. Naṣrun minallāhi wa fatḥun qarīb, wa basysyiril mu’minīn.”
“Peresmian Masjid An-Nahl diharapkan menjadi titik tolak penguatan dakwah, kaderisasi, dan pemberdayaan umat, sekaligus simbol hadirnya Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang membawa pencerahan dan kemanfaatan bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (Dadan)
