Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bandung Barat selenggarakan Dialog Ideopolititor, di SMA Lepasa, Kecamatan Cililin.

Kegiatan berlangsung 6 – 7 Desember 2025 diikuti kader, pimpinan, dan perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah Sekabupaten Bandung Barat.

Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat ideologi, menguatkan konsolidasi gerakan, dan membina kepemimpinan kader.

Peserta dialog mendapatkan materi dari berbagai narasumber, baik dari unsur aktivis Muhammadiyah, akademisi, dan Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat,

Materi dialog fokus pada penguatan ideologi, peran kader dalam kehidupan masyarakat, serta strategi kepemimpinan di persyarikatan.

Baca Juga:  Relawan BANG ASJAP Total Dukung Asep Japar Bupati Sukabumi 2024 - 2029

Ketua PDM Muhammadiyah Kabupaten Bandung Barat, Budiawan, menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga persyarikatan dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, dukungan dan partisipasi dalam Dialog Ideopolititor mencerminkan bahwa semangat bermuhammadiyah masih besar,” ujarnya kepada Mediaseruni, Senin 8 Desember 2025.

Namun begitu, Budiawan juga mengatakan, meski ada kekurangan dalam pelaksanaan, semua itu menjadi modal berharga untuk perbaikan.

“Kebaikan dan kekurangan adalah milik kita sebagai warga Persyarikatan, hanya Allah yang Maha Sempurna balasan-Nya,” katanya.

Ia juga mengajak kader terus produktif dan bergerak menorehkan karya. “Apabila sebuah pekerjaan selesai, marilah kita rencanakan kembali pekerjaan yang lain. Usia kita singkat, sementara karya kita akan abadi,” tambahnya.

Baca Juga:  Universitas Muhammadiyah Bulukumba Gelar Tes Calon Mahasiswa Baru

Menjelang akhir kegiatan, peserta menyatakan kesiapan bersama menyukseskan agenda berikutnya, yaitu Pengukuhan BTM Najwa Al-Muhaiti sebagai media dialog dan silaturahmi yang akan digelar pada 21 Desember 2025 di PCM Cikalong.

Dengan terselenggaranya Dialog Ideopolititor ini, PDM Kabupaten Bandung Barat berharap semangat berdakwah, berorganisasi, dan berkarya di kalangan kader semakin kokoh dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman. (Dadan)