Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Persatuan Umat Islam atau PUI Bandung Barat menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), Minggu 14 Desember 2025, di Gedung Suka Endah, Kecamatan Cililin.
Musda dihadiri Pengurus Wilayah (PW) PUI Jawa Barat, unsur pemerintah Kecamatan Cililin, Polsek Cililin, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cililin, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Besar Al-Hikam, pengurus cabang PUI, Pemuda PUI, tokoh-tokoh PUI, serta undangan lainnya.
Mengusung tema “Memperkuat Peran PUI dalam Membangun Kemandirian Umat Menuju Kabupaten Bandung Barat”, Musda menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat daerah.
Agenda utama meliputi evaluasi program kerja, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, perumusan arah kebijakan dan program kerja ke depan, serta penguatan ukhuwah antar kader PUI.
Ketua PUI Kabupaten Bandung Barat Aep Nurdin menegaskan bahwa Musda merupakan sarana penting untuk memperkuat peran PUI dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, soliditas organisasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan umat di tengah dinamika masyarakat.
Sementara itu, PW PUI Jawa Barat yang diwakili Sekretaris Umum, Saefullah Maruf menyampaikan harapan agar PUI Bandung Barat terus tumbuh menjadi organisasi yang maju dan mandiri.
Kemajuan tersebut, lanjutnya, dapat ditandai dengan meningkatnya jumlah kader serta kepemilikan aset organisasi yang dikelola secara profesional.
“Musda ini diharapkan melahirkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan PUI dan kemaslahatan umat,” ujarnya.
Rangkaian Musda mencakup pembukaan, sidang-sidang pleno, pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban, pembahasan rekomendasi, serta pemilihan kepengurusan baru untuk periode2025 – 2030.
Hasil Musda menetapkan Ade Jenal sebagai Ketua Dewan Pertimbangan dan Aep Nurdin kembali diamanahi sebagai Ketua Umum PD PUI Kabupaten Bandung Barat periode 2025–2030.
Seluruh rangkaian kegiatan Musda berakhir pada pukul 11.53 WIB dan ditutup dengan doa, dengan harapan keputusan yang dihasilkan dapat dilaksanakan secara optimal serta membawa keberkahan bagi organisasi dan masyarakat luas. (Dadan)
