Purwakarta, MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta terus mencari cara agar pelayanan publik bisa dirasakan langsung warganya.
Salah satu inovasi yang kini berjalan program pelayanan publik keliling, untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit mengakses layanan pemerintahan.
Inovasi ini menyediakan 17 jenis layanan dari berbagai instansi, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, perbankan, hingga sembako murah. Bahkan ada juga program khitanan massal gratis yang dilengkapi bingkisan dan tali asih untuk anak-anak peserta.
Program digelar Selasa 26 Agustus 2025, di Desa Kutamanah Kecamatan Sukasari, dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, meninjau kegiatan sekaligus mendengar aspirasi warga.
Tak hanya mendengar, bupati akrab disapa Om Zein juga langsung memanggil pejabat terkait untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat di tempat.
Camat Sukasari Nono Juhana mengatakan Desa Kutamanah dipilih karena termasuk salah satu dari lima desa di wilayahnya.
“Dari lima desa di Kecamatan Sukasari, Desa Kutamanah kita jadikan lokasi pelayanan publik keliling. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujar Camat Sukasari.
Camat Nono juga berharap program ini bisa menjangkau seluruh desa di Kecamatan Sukasari. “Selain memudahkan urusan administrasi, warga juga bisa mengakses layanan kesehatan, KB, perbankan, sampai khitanan gratis, bingkisan dan kadeudeuh,” kata Camat.
Program ini juga menegaskan bahwa pembangunan di Purwakarta bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat yang merata.
Lewat pelayanan publik keliling, Pemkab Purwakarta menunjukkan komitmennya menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, responsif, dan proaktif terhadap kebutuhan warganya. (Iman)