Purwakarta, MEDIASERUNI.IDPemkab Purwakarta kembali tampil berbeda dalam prosesi pelantikan pejabat eselon II. Bupati Saepul Bahri Binzein, atau akrab disapa Om Zein, memilih kebun sebagai lokasi pelantikan 10 pejabatnya.

Kebun tersebut berada di Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes. Acara berlangsung Selasa 23 September 2025 ini, sekaligus dirangkaikan dengan pelayanan publik keliling.

Om Zein menegaskan, pelantikan di kebun bukan sekadar gaya, melainkan pengingat bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut kerja keras demi masyarakat.

“Jabatan bukan untuk hidup enak. Justru harus bekerja lebih keras. Itulah makna pelantikan di kebun, di bawah terik matahari,” ujarnya.

Baca Juga:  Proses Evakuasi Pesawat GA8 Mendarat Darurat di Sawah Mulai Dilakukan

Menurutnya, kebun dan sawah adalah simbol ketahanan pangan yang harus dijaga bersama. Ia menekankan, siapapun yang menjabat tetap harus peduli pada sektor pertanian karena dari sanalah sumber kehidupan.

“Semua butuh makan, dan untuk itu kita harus bercocok tanam. Kalau lahan dimanfaatkan, masyarakat tidak akan kekurangan,” tambahnya.

Sebanyak 10 pejabat resmi dilantik untuk menempati posisi baru, di antaranya Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Mochamad Arif Budiman dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Erlan Diansyah.

Kemudian Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Aan, Kepala Dinas Kesehatan Asep Saepudin, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Dian Andriansyah serta Kepala Dinas Pendidikan Sadiyah.

Baca Juga:  DPU Pemalang Lampaui Target Jalan Mantap 2024, Joko: Targetnya 60 Persen Kita Sudah 75 Persen

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Hadyanto Purnama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendra Fadly Supratman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rustaman Arifin dan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Helmi Setiawan.

Om Zein menambahkan, pelantikan di alam terbuka bukan yang pertama kalinya dilakukan. Sebelumnya, prosesi serupa pernah digelar di area persawahan.

“Ini konsistensi kami. Ketahanan pangan adalah benteng utama, dan setiap momentum kami kaitkan dengan pertanian sebagai pengingat,” pungkasnya. (Ari)