Karawang, MEDIASERUNI.ID – Revitalisasi Pasar Telagasari, Karawang, diprotes. Di satu sisi, pemerintah desa mengklaim proyek ini demi kenyamanan dan kemajuan bersama. Di sisi lain, sebagian pedagang merasa terancam dan menolak keras.

Kepala Desa Telagasari Edi Sopyan, ditemui Wartawan Selasa 5 Agustus 2025, petang,
membantah tudingan bahwa proyek ini dilakukan sepihak. Ia menjelaskan, tujuan revitalisasi adalah menciptakan pasar yang lebih tertata, bersih dan layak untuk semua.

“Niat kami bukan mengabaikan pedagang. Kebetulan saya sempat sakit, jadi belum bisa menanggapi surat dari paguyuban,” ujar Edi, kepada Wartawan.

Edi menegaskan bahwa semua proses telah sesuai aturan. Legalitas tanah atas nama desa, dokumen Amdalalin, UPL-UKL, hingga IMB juga sedang diurus lengkap.

Baca Juga:  Momentum Hari Bumi, Erick Heryawan Ajak Warga Karawang Jaga Lingkungan dengan Aksi Nyata

Ia juga membantah bahwa seluruh pedagang menolak. Menurutnya, sudah ada lebih dari 250 pedagang yang mendaftar untuk menempati kios baru hasil revitalisasi.

Meski proyek tetap jalan, Edi menyatakan dirinya terbuka untuk berdialog dan mencari solusi. Ia mengajak paguyuban duduk bersama agar tidak ada pihak yang dirugikan. “Kami terbuka. Yuk kita bicara baik-baik demi kepentingan bersama,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Telagasari, Wahid S.Ag, punya pandangan berbeda. Seperti diberitakan, Senin 8 Agustus 2025, ia menyebut mayoritas pedagang resah karena khawatir harus membeli atau mencicil kios baru, yang justru membebani ekonomi mereka.

Baca Juga:  Reses Perdana 2025, Deni Gunawan Ajak Media Bersinergi Tingkatkan PAD Sukabumi

Menurutnya, pasar saat ini masih layak dipakai. Yang dibutuhkan hanyalah perbaikan fasilitas dasar, seperti drainase, kebersihan, dan penataan area dagang. “Cukup benahi yang ada. Nggak perlu bangun baru dengan biaya mahal,” katanya.

Wahid juga kecewa karena surat permohonan audiensi dari paguyuban tidak digubris pemerintah desa maupun BPD. Ia menilai aspirasi pedagang kecil diabaikan, sementara proyek ini justru lebih menguntungkan pihak lain. (Maya)