BATANG, MEDIASERUNI.ID — Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, menegaskan bahwa perkembangan kawasan industri di Kabupaten Batang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam pembukaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi warga lokal, Kamis 21/5/2026
Hal tersebut disampaikan Rizal saat melakukan kunjungan kerja bersama Komisi VI DPR RI ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pengawasan sekaligus dukungan terhadap percepatan pengembangan kawasan industri strategis nasional di Jawa Tengah.
Dalam peninjauan itu, Rizal Bawazier menilai KEK Industropolis Batang memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Pantura. Namun menurutnya, investasi yang masuk harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.
“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Kehadiran industri harus mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal,” ujar Rizal.
Politisi PKS tersebut juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur penunjang di kawasan industri, mulai dari akses jalan, konektivitas logistik, hingga fasilitas pendukung bagi tenaga kerja.
Ia meminta pemerintah pusat, pengelola kawasan, dan pihak terkait dapat memperkuat sinergi agar proses investasi berjalan optimal tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat daerah.
Selain itu, Rizal menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing dan terserap di berbagai sektor industri yang berkembang di KEK Batang.
“Kita ingin putra-putri daerah memiliki kesempatan besar untuk bekerja dan berkembang di kawasan industri ini. Karena itu pelatihan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.
KEK Industropolis Batang sendiri saat ini terus berkembang sebagai salah satu proyek strategis nasional yang diproyeksikan menjadi magnet investasi baru di Indonesia. Kawasan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan ribuan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Jawa Tengah, khususnya di wilayah Batang dan sekitarnya.
Kunjungan kerja Komisi VI DPR RI itu juga menjadi bentuk komitmen dalam memastikan pengembangan kawasan industri berjalan seimbang antara pertumbuhan investasi dan kesejahteraan masyarakat lokal.
