Karawang, MEDIASERUNI.ID – Rumah ambuk di Desa Panyingkiran ternyata milik Anung (63), buruh harian lepas di Dusun Ciwelut Desa Panyingkiran Kecamatan Rawamerta, tak menyangka rumahnya bakal roboh diguyur hujan deras disertai angin kencang, Minggu 28 Desember 2025, malam.
Akibat kejadian itu, Anung beserta keluarganya dengan tiga jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi. “Kejadian disebabkan hujan deras yang disertai angin kencang, hingga rumahnya roboh,” ucap sumber yang berada di lokasi, Senin 29 Desember 2025.
Satgas Penanggulangan Bencana (PB) Kecamatan Rawamerta, melaporkan, bangunan rumah mengalami kerusakan berat pada bagian atap kamar yang hingga kini belum diperbaiki. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” lata sumber tersebut
Sementara itu, tim gabungan telah melakukan asesmen ke lokasi. Unsur yang terlibat antara lain Satgas BPBD, MP Rawamerta, unsur Forkopimcam Kecamatan Rawamerta, serta BAZNAS Kecamatan Rawamerta.
Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan korban meliputi bantuan logistik serta material bangunan untuk perbaikan rumah. Total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 20 juta.
Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Karawang. (*)
