Bandung, MEDIASERUNI.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Jawa Barat.

Sekda Herman erharap momentum ini membawa hikmah besar setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Menurut Herman, Idulfitri adalah momen untuk kembali ke fitrah, salah satunya sebagai pemimpin di muka bumi. Ia mengajak masyarakat Jawa Barat untuk menanamkan jiwa kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan bersama.

“Esensi Idulfitri adalah kembali ke fitrah sebagai khalifah fil ardl, pemimpin di muka bumi. Setidaknya, kita bisa memimpin diri sendiri dan keluarga untuk memberi manfaat bagi orang lain,” ujar Herman usai salat Idulfitri di Lapangan Gasibu, Bandung, Senin 31 Maret 2025.

Baca Juga:  Sambil Rayakan HUT ke-23 Partai Demokrat Perkuat Dukungan untuk Acep Gina di Pilkada Karawang

Herman juga menyoroti pentingnya pola pikir yang mendorong kemajuan. Ia mengajak masyarakat meninggalkan mentalitas atuh da, yang kerap menjadi alasan untuk menyerah karena keterbatasan.

Sebaliknya, semangat sanajan (meskipun) harus menjadi pegangan agar tetap berusaha meski menghadapi tantangan.

“Kalau kita memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, insyaallah kemiskinan dan pengangguran bisa diatasi. Allah SWT menciptakan kita dengan berbagai kelebihan, tinggal apakah kita mau memanfaatkannya atau tidak,” tegasnya.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Purwakarta Lantik 21 Pejabat Fungsional, ASN yang Diangkat Wajib Uji Kompetensi

Ia pun menekankan bahwa semangat pantang menyerah adalah kunci keberhasilan. “Di 1 Syawal ini, mari kita gederkeun semangat sanajan, bukan atuh da. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha dan memberi manfaat bagi sesama. Itulah esensi kepemimpinan sejati.” ucap Sekda.

Menutup pesannya, Herman Suryatman bersama keluarga mengucapkan, selamat hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah.

“Selamat Hari Raya Idulfitri, taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Dedi. (*)