Garut, MEDIASERUNI.ID – Viral pemberitaan tentang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umah yang keberadaannya diduga fiktif, kini menuai babak baru, Jumat 19 September 2025.

‎Setelah upaya permintaan penghapusan berita tidak ditanggapi tim Penasakti.com,  kini pihak PKBM Al Umah melalui  Pemikiranrakyat.com membuat unggahan berita sepihak yang berdampak sangat merugikan pihak Media Penasakti.com, karena mengandung pencemaran nama baik Media.

‎Sebelumnya, wartawan Penasakti.com melakukan penelusuran tentang keberadaan PKBM Al Umah di Kampung Lampuyang, Karangpawitan untuk melakukan peliputan kegiatan PKBM.

‎Alih-alih menemukan kantor atau sekretariat, bahkan mulai dari warga setempat, Ketua RT, hingga tokoh masyarakat tidak ada satupun yang mengetahui keberadaan PKBM Al Umah.

‎Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan tersebut, Penasakti.com kemudian mempublikasikan pemberitaan tentang PKBM Al Umah yang keberadaannya diduga fiktif.

‎Pemberitaan tersebut diduga membuat tidak nyaman pihak PKBM Al Umah, sehingga melalui beberapa pihak mereka meminta agar berita Penasakti.com dihapus.

‎Bahkan, permintaan penghapusan berita tersebut juga melibatkan Plt Kabid Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Iyan Sopiyan, yang saat itu menelepon wartawan Penasakti.com untuk datang ke ruang kerjanya.

‎Wartawan Penasakti.com saat itu mendatangi Plt Kabid Dikmas Iyan Sopiyan dan bahkan Iyan sempat mengajak foto selfi yang kemudian tanpa izin foto tersebut beredar dalam pemberitaan Pemikiranrakyat setelah melalui editing.

‎”Foto yang sebenarnya itu lima orang, termasuk ada pak Iyan”, ujar wartawan Penasakti.

‎Selain itu, beberapa hari terakhir pihak PKBM Al Umah juga menawarkan saling hapus berita kepada pimpinan Redaksi Penasakti.com melalui Chat WhatsApp.

‎Pihak Al Umah meminta, berita dari Penasakti.com agar dihapus maka pihaknya juga akan menghapus berita Pemikiranrakyat. Namun permintaan tersebut tidak disetujui pimpinan Redaksi Penasakti.com. (Dewi Suparyani )

Baca Juga:  Pesan Khutbah Jumat Ustaz Asep, Maksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadan