Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Fakta lapangan kondisi mayat di Kampung Cikeresek simpang siur. Sebelumnya disebut mayat ditemukan tanpa kepala, namun hal itu diluruskan. Saat ditemukan kondisi mayat masih utuh dengan kepala masih menempel.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Hartono menegaskan itu, Sabtu 10 Januari 2026. “Mayat di aliran air di Kampung Cikeresek Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, masih ada kepalanya,” tandas Kasat.
Kasat mengatakan itu setelah mendatangi RS Bhayangkara Setukpa, Kota Sukabumi, tempat jasad diautopsi. Kasat juga menambahkan, penyelidikan kasus tersebut kini sedang berlangsung.
“Petugas sedang lakukan penyelidikan sambil menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujar Hartono.
Menurut Hartono, kondisi mayat yang sempat disebut tanpa kepala dikarenakan posisi jasad yang telungkup, dan waktu penemuan pada malam hari menjadi penyebab munculnya anggapan awal bahwa kepala korban hilang.
“Kondisinya rusak dan posisinya telungkup saat ditemukan malam hari, sehingga tidak terlihat jelas di TKP,” jelas Hartono.
Soal apakah mayat yang ditemukan korban kejahatan, kepolisian belum bisa menyimpulkan. Dugaan pembunuhan masih dalam tahap penyelidikan, dan pihaknya masih menunggu hasil autopsi.
Sebelumnya diberitakan, Kampung Cikeresek geger. Dua warganya yang sedang mencari ikan malam hari di aliran Sungai Darismin menemukan jasad tanpa busana tersangkut Kamis 8 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 Wib.
Kedua warga itu Saepul Rohman (43) dan Ikoh (52). Saat mayat ditemukan, posisinya mengarah ke utara. Kulit dan dagingnya terkelupas akibat proses pembusukan di dalam air. (*)
