Karawang, MEDIASERUNI.ID – Sebanyak 38 SMA/SMK/MA di Karawang ikut meramaikan ajang Cerdas Cermat Sejarah Lokal yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah SMA Kabupaten Karawang.
Lomba ini jadi wadah seru untuk menanamkan rasa cinta generasi muda, terhadap sejarah daerah yang ternyata punya peran besar dalam perjalanan bangsa.
Kepala SMAN 1 Cikampek H. Agus, mengaku bangga dengan antusiasme para peserta. “Pesertanya luar biasa, sampai 38 tim. Kalau nggak dibatasi, bisa lebih banyak lagi. Semua ikut, baik sekolah negeri, swasta, SMK, maupun MAN,” ujarnya.
Menurut Agus, lomba ini makin relevan setelah adanya larangan study tour. Siswa bisa langsung belajar sejarah dari situs-situs berharga di Karawang, mulai dari zaman prasejarah sampai era modern. “Harapannya, anak-anak lebih bangga dengan sejarah Karawang,” tambahnya.
Ketua MGMP Sejarah SMA Karawang, Taupik, M.Pd., menjelaskan tema lomba tahun ini adalah Mencintai Sejarah Karawang sebagai Bagian dari Sejarah Nasional.
“Bulan Agustus identik dengan semangat kemerdekaan. Karawang sendiri punya peristiwa besar seperti Rengasdengklok yang jelas menjadi bagian penting sejarah Indonesia,” katanya.
Dari 38 tim, panitia menyeleksi hingga tersisa 12 finalis yang bertarung dengan sistem bel. Para juri pun bukan sembarangan, melainkan akademisi berpengalaman seperti Ateng Rasudin dan Obar Subarja.
Materi lomba cukup luas, dari sejarah nasional hingga lokal, termasuk tragedi Rawagede dan pembangunan Bendungan Walahar.
Taupik menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menjaga identitas daerah. “Karawang ini kaya sejarah. Kalau tidak diangkat, bisa saja terlupakan. Lewat lomba, siswa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan,” jelasnya.
Ttaupik juga mengapresiasi keseriusan peserta yang tetap bersemangat meski materi sejarah lokal baru diperkenalkan beberapa bulan lalu. (*)