Kota Bandung, MEDIASERUNI.ID –Pemerintah Provinsi Jawa Barat menaruh perhatian serius terhadap pengembangan Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Bappeda Jabar, Sekda Herman Suryatman menyoroti enam isu strategis yang masuk kategori super prioritas.

Isu-isu tersebut mencakup penataan permukiman, integrasi transportasi, pengelolaan sumber daya air, penanganan sampah, tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Herman menekankan perlunya integrasi moda transportasi, termasuk penataan ulang shelter Bus Rapid Transit (BRT) yang dinilai belum tertib. “Sebelum Gubernur turun ke lapangan, transportasi di Cekungan Bandung harus terkoneksi secara ideal,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Karawang Periksa Senjata Api Personel untuk Pastikan Keamanan

Soal kualitas air, ia menyoroti buruknya kondisi Sungai Citarum dengan indeks kualitas hanya sekitar 50 dari skala 100. “Ini masih cemar ringan dan menjadi tanggung jawab bersama,” kata Herman.

Persoalan sampah juga menjadi sorotan. Beban TPA Sarimukti dianggap makin berat, sehingga Sekda mendorong penggunaan teknologi RDF seperti di Sukabumi.

Ia menegaskan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah dan meminta camat serta lurah menjalankan target pengurangan sampah secara konkret. “Berikan waktu enam bulan, bila tak ada progres, jabatan bisa dievaluasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Keren, Monumen Keselamatan Berdiri di Karawang

Sekda meminta semua kepala daerah di wilayah Cekungan Bandung, meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang—menyusun rencana aksi terukur untuk menangani enam isu prioritas tersebut.

“Pertemuan ini harus jadi titik awal penanganan Cekungan Bandung secara serius. Tak perlu banyak keluhan, yang dibutuhkan adalah aksi nyata,” pungkasnya. (*)