PEMALANG,MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai merealisasikan pembangunan ulang infrastruktur jalan di wilayah selatan guna memperbaiki akses yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah. Pekerjaan difokuskan pada dua jalur penghubung utama, yakni Belik–Watukumpul serta Gejos–Tlagasana.

Program ini menjadi bagian dari paket kegiatan rekonstruksi jalan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat. Dengan dukungan anggaran APBD Tahun 2026 sebesar Rp3,9 miliar lebih, proyek tersebut ditargetkan selesai dalam kurun waktu empat bulan.

Pada ruas Belik–Watukumpul, perbaikan dilakukan menggunakan teknik pelapisan aspal berlapis guna meningkatkan kenyamanan berkendara. Metode ini dinilai efektif untuk mendukung arus lalu lintas yang cukup padat, terutama kendaraan pengangkut hasil bumi.

Berbeda dengan itu, ruas Gejos–Tlagasana dibangun menggunakan konstruksi beton semen. Pemilihan jenis perkerasan ini disesuaikan dengan kondisi tanah yang kurang stabil, sehingga diharapkan mampu memberikan daya tahan lebih lama dan meminimalisir kerusakan di kemudian hari.

Baca Juga:  Satgas TMMD Kodim 0619 Purwakarta Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada CV Rekan Rukun Berkarya yang langsung melakukan percepatan pekerjaan sejak awal. Aktivitas di lapangan terlihat intens dengan dukungan alat berat serta tenaga kerja yang bekerja secara bergantian demi memenuhi target waktu yang telah ditentukan.

Agar hasil pekerjaan sesuai standar, proses pembangunan diawasi oleh konsultan dari CV Global Disain. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kualitas bahan hingga teknik pengerjaan di lapangan.
Kepala DPUPR Kabupaten Pemalang, Joko Tri Asmoro, menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan selatan.

“Selama ini akses di wilayah tersebut cukup terkendala akibat kondisi jalan yang rusak. Dengan adanya rekonstruksi ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aktivitas ekonomi bisa tumbuh lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga:  HMI Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025: Eksekutif dan DPRD Dinilai Belum Siap

Ia menambahkan bahwa kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama selain penyelesaian tepat waktu. “Kami pastikan seluruh proses berjalan sesuai spesifikasi teknis agar jalan yang dibangun benar-benar kuat dan tahan lama,” imbuhnya.

Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat diminta untuk lebih waspada saat melintas di sekitar lokasi proyek. Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti petunjuk rambu dan arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.

Dengan selesainya proyek ini nanti, diharapkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan semakin lancar, sekaligus membuka akses yang lebih cepat menuju layanan publik seperti kesehatan dan pendidikan bagi warga di wilayah selatan Pemalang.