PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Inovasi pertanian modern yang dikembangkan Ponco Tani mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Menurutnya, berbagai terobosan yang dilakukan komunitas pertanian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian mampu berkembang lebih maju melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi berbagai pihak.
Hal itu disampaikan Bupati Anom saat menghadiri Festival Sistem Tanam Padi Modern sekaligus peresmian Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Ponco Tani di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Sabtu (13/6/2026).
Dalam sambutannya, Anom menilai keberadaan P4S Ponco Tani menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian. Ia menyebut inovasi yang lahir dari Ponco Tani mampu membantu petani menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.
“Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Pemalang. Apa yang dilakukan Ponco Tani membuktikan bahwa pertanian dapat berkembang melalui inovasi dan teknologi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujarnya.
Anom menegaskan, kemajuan sektor pertanian tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, kelompok tani, komunitas pertanian hingga masyarakat agar produktivitas dan kesejahteraan petani terus meningkat.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Riyono mengatakan bahwa upaya mencapai swasembada pangan nasional menjadi salah satu fokus pembangunan pada tahun 2026. Menurutnya, kontribusi petani dan pelaku inovasi pertanian sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Ia mengapresiasi perkembangan Ponco Tani yang dalam kurun waktu satu tahun telah berhasil memproduksi hampir seribu unit alat dan mesin pertanian yang dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas pertanian.
Founder Ponco Tani, Ponco Widodo, menjelaskan bahwa peresmian P4S bertepatan dengan satu tahun perjalanan Ponco Tani. Ke depan, pusat pelatihan tersebut akan difokuskan sebagai tempat belajar, berbagi pengalaman, sekaligus melahirkan inovasi baru di bidang pertanian.
Menurutnya, regenerasi petani menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab melalui pendidikan dan pemanfaatan teknologi. Karena itu, P4S diharapkan mampu mencetak petani muda yang kreatif, produktif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anom juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian RI berupa satu unit traktor crawler atau rotavator kepada UPJA PAJICA Agro Teknologi Desa Bodeh.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan arena edukasi pertanian, demonstrasi penggunaan alat pertanian modern serta pameran produk hasil karya pelaku usaha dan komunitas pertanian yang turut meramaikan acara.
