Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Kecamatan Pemalang terus berupaya memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Sebagai bagian dari langkah tersebut, Kecamatan Pemalang bersama tim terkait melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Calon Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang dilakukan secara langsung di lapangan ini bertujuan untuk menggali potensi usaha yang ada, mengidentifikasi kebutuhan pelaku usaha, serta menghimpun berbagai informasi sebagai dasar penyusunan program pengembangan sentra IKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, tim melakukan dialog dengan para pelaku usaha guna mengetahui kondisi riil yang dihadapi, mulai dari aspek produksi, pemasaran, hingga pengembangan usaha. Data dan masukan yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan penting dalam merumuskan strategi pembinaan dan pemberdayaan IKM di wilayah Kecamatan Pemalang.

Camat Pemalang, Prasetyo Widiatmoko, menegaskan bahwa pengembangan sentra IKM merupakan salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Jawa Barat Pangkas APBD 2025 Sebesar Rp 5,1 Triliun, Fokus Untuk Rakyat

“Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir di tengah pelaku usaha. Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi yang dimiliki masyarakat dapat berkembang secara optimal melalui pendampingan dan dukungan yang tepat,” ujar Prasetyo Widiatmoko.

Menurutnya, sentra IKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi lokal karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memperkuat daya saing produk unggulan daerah.

“Kami berharap calon sentra IKM yang saat ini sedang dipetakan dapat berkembang menjadi kawasan usaha yang produktif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kecamatan Pemalang. Ketika usaha masyarakat berkembang, maka dampaknya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat sekitar,” katanya.

Prasetyo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan sektor IKM. Menurutnya, sinergi yang kuat akan mempercepat terwujudnya sentra industri yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Melalui kegiatan Monev ini, Pemerintah Kecamatan Pemalang berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi dan kebutuhan calon sentra IKM sehingga program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan sektor industri kecil dan menengah yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Cerita Bangga Kades Karangjaya pada Sintia yang Mengharumkan Nama Desanya

“Kami optimistis, dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang kuat, sentra IKM di Kecamatan Pemalang dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Prasetyo Widiatmoko.