KOTABUMI – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mulai menghidupkan ruang publik sebagai pusat aktivitas masyarakat melalui peluncuran Car Free Day (CFD) Tahun 2026 di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kotabumi, Minggu (1/11/2026).

Program yang diresmikan Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., mewakili Bupati Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., ini tidak sekadar menghadirkan kawasan bebas kendaraan bermotor. Lebih dari itu, CFD diarahkan menjadi ruang bersama untuk membangun budaya hidup sehat, mengembangkan kreativitas masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa Car Free Day harus mampu memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menjadi agenda seremonial mingguan.

Pemkab Lampung Utara berharap kegiatan tersebut dapat menjadikan Minggu pagi di Kotabumi lebih hidup. Masyarakat memiliki ruang untuk berolahraga, keluarga dapat menikmati waktu bersama, komunitas bisa menampilkan kreativitas, sementara pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka.

Baca Juga:  Undangan Syawalan dan Temu Kangen 42 Tahun Alumni SMPN 3 Bantul Angkatan 1983 Kelas C

Beragam kegiatan olahraga turut mewarnai peluncuran perdana CFD, mulai dari Senam Jantung Sehat, Senam Payu Kidah, aerobik, zumba, dance sport hingga fun run. Berbagai aktivitas tersebut menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.

Tak hanya berorientasi pada kesehatan, CFD juga diarahkan menjadi panggung bagi seni, budaya, dan kreativitas lokal. Penampilan Polisi Cilik (Pocil) Polres Lampung Utara turut memeriahkan kegiatan tersebut. Selain menghibur, penampilan itu membawa pesan tentang pentingnya menanamkan kedisiplinan, keberanian, kebersamaan, serta kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.

Kehadiran Car Free Day diharapkan menjadi awal dari pengelolaan ruang publik yang lebih produktif dan inklusif di Lampung Utara. Konsistensi penyelenggaraan, penataan kawasan, kenyamanan pengunjung, serta keberpihakan terhadap UMKM menjadi faktor penting agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai kemeriahan sesaat.

Baca Juga:  PLN UIT JBT Perkuat Sinergi Media Lewat Program Sahabat Terang, Kenalkan Peran Vital Gardu Induk

Dengan demikian, CFD bukan hanya menghadirkan jalan bebas kendaraan setiap Minggu pagi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, penguatan ekonomi rakyat, dan wajah baru aktivitas publik di Kabupaten Lampung Utara.(Hairudin)