Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hj. Sri Dewi Anggraini, S.E., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kampung Pondok Indah, RT 03/RW 04 Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Sabtu 24 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mengidentifikasi persoalan di lingkungan warga, serta membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam suasana dialog yang terbuka, warga tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan dan keluhan. Beberapa persoalan yang menjadi perhatian masyarakat di antaranya kondisi jalan dan kebutuhan perbaikan infrastruktur lingkungan, serta persoalan desil yang berkaitan dengan pendataan dan penentuan kelompok kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Tolak RUU Penyiaran, Kantor Hukum Putra Pratama Siap Dukung Insan Pers

Menanggapi aspirasi tersebut, Hj. Sri Dewi Anggraeni menekankan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. “Komuniksi antara masyarakat dan pemerintah penting untuk mengetahui berbagai persoalan di lapangan, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian karena berkaitan dengan kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat. Sementara itu, persoalan desil juga perlu mendapat perhatian agar masyarakat memahami mekanisme pendataan, kriteria penilaian, serta prosedur pembaruan data apabila terdapat ketidaksesuaian dengan kondisi sebenarnya.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan aspirasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan evaluasi dan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga pelayanan publik dan pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan lebih tepat sasaran.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya dilakukan melalui evaluasi kebijakan, tetapi juga dengan mendengarkan langsung pengalaman dan kebutuhan masyarakat,” kata Sri Dewi.

Baca Juga:  Mayat Membusuk Wanita Baju Merah di Hutan Jati Bikin Gempar, Polisi Belum Menyebut Korban Pembunuhan

Hj. Sri Dewi Anggraeni berharap komunikasi yang terjalin melalui kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan wakil rakyat dalam mendorong penyelesaian persoalan di lingkungan warga. (Candra)