PEMALANG, MEDIASERUNI.ID — Suasana Pendopo Kabupaten Pemalang tampak penuh semangat pada Rabu (12/8/2026). Di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, digelar Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026. Kehadiran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Slamet Ramuji, menegaskan perhatian penuh lembaga perwakilan rakyat terhadap upaya peningkatan pemahaman hukum masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Slamet Ramuji menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang menyelenggarakan ajang tersebut. Menurutnya, kemerdekaan yang telah diraih bukan sekadar merdeka dari penjajahan, melainkan juga merdeka dalam memahami hak, kewajiban, dan kedudukan warga di hadapan hukum.
“Kemerdekaan yang kita rayakan setiap tahun ini akan terasa maknanya ketika masyarakat juga merdeka dari kebodohan hukum. Lomba Kadarkum ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan sarana berharga untuk menanamkan kesadaran bahwa hukum itu dekat, hukum itu penting, dan hukum itu melindungi kita semua,” ujar Slamet Ramuji.
Ia menambahkan, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memegang peran sangat strategis. Ketika satu keluarga memahami hukum dengan baik, maka lingkungan sekitarnya pun akan ikut teredukasi. Oleh karena itu, lomba yang melibatkan perwakilan dari 14 kecamatan ini dinilai sangat tepat sasaran dan patut didukung secara berkelanjutan.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi kita semua. Jika di dalam rumah tangga saja sudah tertanam pemahaman hukum yang benar, maka masyarakat luas pun akan tumbuh menjadi warga yang tertib, teratur, dan saling melindungi. Inilah yang kami harapkan tumbuh subur di tanah Pemalang,” tegas Slamet.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, yang membuka kegiatan tersebut juga menyampaikan harapan agar penilaian berjalan objektif dan sportif. Kehadiran 14 kelompok peserta dari seluruh kecamatan dinilai sebagai bukti bahwa semangat sadar hukum telah tumbuh di berbagai pelosok wilayah.
Materi yang diperlombakan pun disusun sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, mencakup perlindungan anak, perkawinan, penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, kesehatan, hingga isu perdagangan orang, narkotika, dan informasi elektronik. Dengan demikian, setiap peserta membawa pulang pengetahuan yang langsung dapat diamalkan di lingkungannya.
Setelah melalui penilaian yang ketat, Kecamatan Comal tampil sebagai juara pertama melalui kelompok Kadarkum Taman Kota Comal dengan nilai 750. Posisi kedua diraih Kecamatan Warungpring, ketiga oleh Kecamatan Watukumpul, dan keempat jatuh kepada Kecamatan Petarukan.
Menutup pernyataannya, Slamet Ramuji berharap momentum ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan. “Semoga ke depannya semakin banyak keluarga dan warga Pemalang yang sadar hukum. Bukan karena ada lomba, melainkan karena memang kita paham bahwa hukum itu ada untuk melindungi kita semua,” pungkasnya.
Dukungan nyata dari Wakil Ketua DPRD ini menjadi harapan baru: kesadaran hukum yang tumbuh dari keluarga-keluarga akan menjadi pondasi kokoh bagi Pemalang yang makin tertib, adil, dan sejahtera.

