Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Suasana berbeda mewarnai kegiatan Halal Bihalal lintas komunitas otomotif Kabupaten Pemalang yang digelar di kawasan hutan Desa Penggarit, Minggu (12/4/2026). Tak sekadar ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga dipadukan dengan eksplorasi jalur off-road hingga pengenalan potensi wisata alam desa.

Kegiatan yang diikuti berbagai komunitas otomotif seperti off-road, trabas, hingga pecinta kendaraan klasik ini berlangsung meriah di tengah alam terbuka. Para peserta disuguhkan pengalaman menjajal jalur dengan tingkat kesulitan berbeda, mulai dari jalur “fun” hingga jalur ekstrem.

Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar komunitas sekaligus memperkenalkan potensi wisata minat khusus di wilayahnya.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat. Ini bukan hanya Halal Bihalal, tetapi juga ajang mengenalkan potensi desa kami, khususnya wisata alam dan jalur off-road,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan hutan yang digunakan saat ini tengah dalam proses penebangan pohon teresan yang telah berusia lebih dari dua tahun. Selanjutnya akan dilakukan penanaman kembali sebagai bagian dari pengelolaan hutan berkelanjutan.

Baca Juga:  PDAM Pemalang Distribusikan 40 Ekor Hewan Kurban ke Masjid dan Pondok Pesantren

Selain itu, peserta juga diajak berinteraksi langsung dengan aktivitas pertanian warga, seperti memetik singkong dan melihat hamparan lahan jagung seluas sekitar 100 hektare yang dikelola masyarakat bersama Perhutani.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiantoro menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan utama dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai tidak hanya mempererat hubungan antar komunitas, tetapi juga mampu menggerakkan sektor wisata dan ekonomi desa.

“Silaturahmi ini hal yang sangat luar biasa. Tanpa silaturahmi kita tidak punya banyak teman, bahkan rezeki bisa terasa mampet. Dengan silaturahmi, persaudaraan semakin kuat dan kita bisa saling membantu,” ungkapnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh komunitas otomotif yang tetap semangat menyelenggarakan kegiatan meski sempat diguyur hujan pada malam sebelumnya.

Baca Juga:  Satpol PP dan Bea Cukai Purwakarta Sita Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal di Karawang

Tak hanya itu, ia juga menyoroti peran aktif komunitas otomotif dalam kegiatan sosial, termasuk saat terjadi bencana di wilayah Pemalang.

“Saya sangat mengapresiasi solidaritas teman-teman komunitas otomotif yang hadir membantu saat bencana. Ini menunjukkan rasa kemanusiaan dan kebersamaan yang luar biasa,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai ajang hobi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persatuan dan mendorong potensi daerah.

“Kegiatan seperti ini jangan berhenti di sini. Harapannya bisa terus digelar, sehingga kita tetap semangat, kompak, dan mampu menggerakkan potensi daerah,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi dan komunitas otomotif. Kegiatan ditutup dengan kebersamaan peserta menikmati suasana alam, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan komunitas dalam memajukan Desa Penggarit sebagai destinasi wisata alternatif di Kabupaten Pemalang.(Oppic)