PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang mulai memasuki fase pembentukan panitia. Pemerintah Desa Glandang, Kecamatan Bantarbolang, resmi menggelar musyawarah pembentukan Panitia Pilkades Serentak 2026 di Pendopo Kantor Desa Glandang, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kesempatan itu Penjabat (Pj) Kepala Desa Glandang Impron, perwakilan Camat Bantarbolang yang diwakili Kasi Tata Pemerintahan (Tapem) Bowo, unsur Forkopimcam, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Desa Glandang.
Pembentukan panitia menjadi tahapan awal yang sangat penting dalam memastikan seluruh proses Pilkades berjalan sesuai ketentuan, menjunjung tinggi asas demokrasi, serta berlangsung jujur, adil, dan transparan.
Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Glandang Impron mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat persatuan dan membangun desa secara bersama-sama.
“Saya mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam musyawarah ini. Panitia yang terbentuk hari ini mengemban amanah besar untuk menyelenggarakan Pilkades secara profesional, netral, dan berintegritas. Saya mengajak seluruh warga Desa Glandang untuk menjaga persaudaraan, saling menghormati perbedaan pilihan, serta bersama-sama menciptakan Pilkades yang aman, damai, dan bermartabat. Siapa pun yang nantinya terpilih adalah putra terbaik desa yang harus kita dukung demi kemajuan Glandang,” ujar Impron.
Sementara itu, mewakili Camat Bantarbolang, Kasi Tata Pemerintahan (Tapem) Bowo menegaskan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh kualitas setiap tahapan yang dilaksanakan.
“Pembentukan panitia merupakan fondasi awal suksesnya Pilkades. Karena itu, kami berharap seluruh anggota panitia bekerja secara profesional, independen, transparan, serta berpedoman pada seluruh aturan yang berlaku. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif, tidak mudah terprovokasi, dan terus memperkuat komunikasi serta kebersamaan selama tahapan Pilkades berlangsung,” kata Bowo.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, BPD, panitia, Forkopimcam, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama agar Pilkades Serentak Tahun 2026 di Desa Glandang dapat berjalan lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa desa semakin maju.
Dengan terbentuknya Panitia Pilkades Serentak Tahun 2026, Desa Glandang kini resmi memasuki tahapan awal pesta demokrasi desa. Masyarakat pun diharapkan terus menjaga persatuan, mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi, serta bersama-sama menyukseskan Pilkades yang berkualitas demi kemajuan Desa Glandang.
