Nvidia Raup Pesanan US$1 Triliun untuk Blackwell dan Vera Rubin Sebelum Rilis
MEDIASERUNI.ID – Nvidia sudah mengantongi pesanan senilai US$1 triliun atau setara Rp17.159 triliun untuk dua chip terbarunya — padahal keduanya belum resmi tersedia luas di pasaran hingga saat ini.
Dua Chip Belum Rilis, Pesanan Sudah Meledak
Blackwell dan Vera Rubin adalah dua produk andalan Nvidia yang saat ini menjadi rebutan di industri teknologi global. Jadwal pengiriman keduanya diproyeksikan berlangsung hingga dua tahun ke depan, namun antrean pemesanan sudah menggunung jauh sebelum ketersediaan penuh terwujud.
CEO Nvidia Jensen Huang mengonfirmasi bahwa permintaan atas kedua chip tersebut melonjak drastis, datang dari perusahaan besar maupun dari kalangan startup.
“Jika mereka bisa mendapatkan kapasitas tambahan, mereka bisa memberikan lebih banyak token, pendapatan mereka akan naik,” kata Huang seperti dikutip CNBC International, Senin (20/4/2025).
Pernyataan itu mencerminkan logika bisnis yang kini menggerakkan seluruh industri: semakin besar kapasitas komputasi AI, semakin besar potensi pendapatan bagi para penggunanya.
Perlombaan AI Jadi Mesin Uang Nvidia
GPU Nvidia Jadi Tulang Punggung Infrastruktur AI
Chip GPU buatan Nvidia laku keras seiring perlombaan perusahaan-perusahaan teknologi dalam mengembangkan dan menawarkan produk berbasis AI. Dari model bahasa besar hingga sistem rekomendasi dan pemrosesan data real-time, hampir semua infrastruktur AI kelas dunia bertumpu pada perangkat keras Nvidia.
Kondisi ini menjadikan Nvidia bukan sekadar produsen chip biasa, melainkan penyedia infrastruktur paling kritis di era kecerdasan buatan.
Valuasi Tembus US$4.901 Triliun
Lonjakan permintaan berdampak langsung pada harga saham Nvidia yang meroket dan mendorong valuasi perusahaan mencapai US$4.901 triliun — tertinggi di seluruh dunia saat ini.
Jensen Huang pun ikut menikmati kenaikan tersebut. Kekayaan pribadinya dari kepemilikan saham Nvidia kini tercatat sebesar US$174,4 miliar, menempatkannya dalam jajaran orang terkaya di dunia.
Vera Rubin: Chip Baru dengan Lompatan Performa 10 Kali Lipat
Spesifikasi dan Jadwal Rilis
Vera Rubin adalah chip generasi terbaru Nvidia yang dijadwalkan rilis pada akhir tahun ini. Chip ini memuat 1,3 juta komponen di dalamnya dan diklaim mampu meningkatkan performa per watt hingga 10 kali lipat dibandingkan pendahulunya, Grace Blackwell.
Angka itu bukan sekadar peningkatan inkremental. Ini lompatan arsitektur yang signifikan.
Efisiensi Daya Jadi Prioritas Global
Peningkatan efisiensi daya Vera Rubin memiliki implikasi luas bagi industri. Konsumsi listrik untuk pemrosesan AI di pusat data (data center) di seluruh dunia terus meningkat seiring meluasnya adopsi teknologi ini.
Chip yang mampu menghasilkan performa lebih tinggi dengan konsumsi energi lebih rendah menjadi solusi yang sangat dicari oleh operator data center besar, dari hyperscaler hingga penyedia layanan cloud.
Proyeksi Pendapatan Setengah Triliun Dolar
Tahun lalu, Nvidia memproyeksikan pendapatan sebesar US$500 juta dari penjualan Blackwell dan Vera Rubin. Proyeksi itu kini tampak sangat konservatif mengingat total nilai pesanan yang sudah masuk telah melampaui US$1 triliun — dua kali lipat angka proyeksi awal hanya dari nilai pesanan yang belum sepenuhnya tereksekusi.
Perusahaan yang didirikan Jensen Huang ini membuktikan bahwa dalam ekosistem AI, penguasaan lapisan infrastruktur perangkat keras jauh lebih menguntungkan dibanding berlomba di lapisan aplikasi.
FAQ
Q: Berapa total nilai pesanan chip Nvidia Blackwell dan Vera Rubin?
A: Nvidia sudah mengantongi pesanan senilai US$1 triliun atau setara Rp17.159 triliun untuk kedua chip tersebut, meskipun keduanya belum tersedia luas di pasaran.
Q: Apa keunggulan chip Vera Rubin dibanding generasi sebelumnya?
A: Vera Rubin memuat 1,3 juta komponen dan diklaim mampu meningkatkan performa per watt hingga 10 kali lipat dibandingkan pendahulunya, Grace Blackwell.
Q: Kapan chip Vera Rubin dijadwalkan rilis?
A: Vera Rubin dijadwalkan rilis pada akhir tahun 2025, dengan jadwal pengiriman yang diproyeksikan berlangsung hingga dua tahun ke depan.
Q: Berapa valuasi Nvidia saat ini?
A: Valuasi Nvidia saat ini mencapai US$4.901 triliun, menjadikannya perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia.
Q: Berapa kekayaan Jensen Huang dari saham Nvidia?
A: Kekayaan pribadi Jensen Huang dari kepemilikan saham Nvidia tercatat sebesar US$174,4 miliar, menempatkannya dalam jajaran orang terkaya dunia.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

