Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Pemalang Wedding Fair 2026 resmi digelar Jumat 1 Mei 2026, di RGP Convention Center, Bojongbata Pemalang. Event tahunan yang mempertemukan puluhan vendor pernikahan ini kembali menjadi sorotan, karena dampaknya yang signifikan terhadap perekonomian daerah.
Ketua Umum Asosiasi Vendor Wedding Kabupaten Pemalang dalam sambutannya menegaskan bahwa industri wedding bukan sekadar seremoni, melainkan ekosistem ekonomi yang kuat.
Berbagai pelaku usaha mulai dari perias pengantin, fotografer, dekorator, MC, videografer, hingga penyedia hantaran dan henna turut ambil bagian dalam satu kesatuan.
“Jangan dianggap remeh. Ini satu kesatuan yang mampu mendongkrak ekonomi Kabupaten Pemalang,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, tercatat sekitar 240 transaksi paket pernikahan. Dengan rata-rata nilai Rp 40 juta per acara, total perputaran uang diperkirakan mencapai Rp 12 hingga Rp 15 miliar hanya dari satu event.
Menurutnya, kebersamaan antar vendor menjadi kunci utama kesuksesan acara ini. Semua pihak bekerja secara setara tanpa sekat, demi memberikan pelayanan terbaik kepada calon pengantin.
“Kita berdiri sama, duduk bersama. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Semua solid sebagai satu tim,” tegasnya.
Sementara itu, Manager RGP Convention Center, Dino Rivani, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi solusi bagi calon pengantin dalam merancang momen sakral mereka.
“Pernikahan adalah momen sekali seumur hidup. Di sini, calon pengantin bisa menemukan berbagai solusi agar acara mereka berjalan lancar dan berkesan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai budaya dan kearifan lokal dalam setiap prosesi pernikahan, tanpa menghilangkan makna sakral yang terkandung di dalamnya.
Di sisi lain, panitia menyampaikan rencana pengembangan fasilitas dengan pembangunan RGP Convention Center 2, guna mengakomodasi kegiatan yang lebih besar di masa mendatang.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai Pemalang Wedding Fair mampu menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Dengan antusiasme tinggi dari para vendor dan pengunjung, Pemalang Wedding Fair 2026 diharapkan mampu melampaui capaian tahun sebelumnya.
“Manfaatkan momentum ini. Tawarkan, promosikan, dan raih peluang sebanyak-banyaknya,” pesannya.
Acara ini diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan unggulan yang berdampak luas, tidak hanya bagi industri wedding, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pemalang. (Darmo)
