JAKARTA, MEDIASERUNI.ID – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, mendorong Perum Damri untuk melakukan transformasi kelembagaan dengan mengubah status perusahaan menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan selanjutnya berkembang menjadi Perseroan Terbuka (PT Tbk).

Usulan tersebut disampaikan Rizal saat Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT PELNI (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan Perum Damri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Rapat yang dipimpin Komisi VI DPR RI itu membahas evaluasi kinerja korporasi sepanjang tahun 2025 sekaligus pemaparan rencana kerja dan roadmap perusahaan untuk tahun 2026. Hadir dalam rapat tersebut Direktur Utama PT PELNI Budy Setyawan Wijaya, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo, serta Direktur Utama Perum Damri Setia Milatia Moemi.

Dalam kesempatan itu, Rizal menilai Damri memiliki prospek bisnis yang kuat dan layak didorong untuk memasuki fase pengembangan yang lebih besar melalui perubahan status badan usaha.

Baca Juga:  Pasangan Dilan Terus Dibanjiri Dukungan, Kali Ini Rebana Deklarasi

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X yang meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang tersebut, transformasi menjadi PT Tbk dapat membuka peluang yang lebih luas bagi Damri untuk memperkuat permodalan, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta mempercepat ekspansi layanan transportasi kepada masyarakat.

“Menurut saya sudah saatnya Perum Damri berubah dari Perum menjadi Perseroan Terbatas dan kemudian berlanjut menjadi Perseroan Terbuka (PT Tbk),” ujar Rizal dalam rapat.

Ia menambahkan, status sebagai perusahaan terbuka akan memberikan banyak keuntungan strategis bagi Damri dalam menghadapi tantangan dan persaingan di sektor transportasi yang semakin dinamis.

“Potensinya sangat bagus. Karena itu saya menyarankan Perum Damri untuk mulai mengajukan usulan perubahan status menjadi Perseroan Terbuka kepada Badan Pengelola BUMN,” katanya.

Rizal optimistis, dengan pengalaman panjang serta jaringan layanan yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, Damri memiliki modal yang cukup kuat untuk berkembang menjadi perusahaan transportasi yang lebih modern, profesional, dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga:  Dinas Pariwisata Genjot Pemulihan Pariwisata Geopark Ciletuh Sukabumi Pasca Bencana

Usulan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam RDP Komisi VI DPR RI, yang tidak hanya mengevaluasi capaian kinerja BUMN transportasi selama 2025, tetapi juga membahas arah pengembangan perusahaan-perusahaan pelat merah agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan bisnis di masa depan.