Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Silaturahmi akan terasa lebih bermakna ketika melahirkan manfaat bagi sesama. Semangat itulah yang diwujudkan Persaudaraan Alumni Darul Ilmi (PADI) melalui kegiatan bakti sosial khitanan massal dalam rangka Reuni Akbar Daarul Ilmi 2026 yang mengusung tema “Satu Hati dalam Silaturahmi, Kokoh dalam Dakwah.”

Bertempat di Pesantren Terpadu Daarul Ilmi, Desa Bojongmekar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu 4 Juli 2026, sebanyak 10 anak dari masyarakat sekitar mengikuti khitanan massal secara gratis.

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi PADI bersama Komunitas WOKWEKWAK yang telah berpengalaman dalam menyelenggarakan aksi sosial khitanan massal di berbagai daerah.

Ketua Panitia Reuni Akbar Daarul Ilmi 2026, Roni Dahroni, mengatakan bahwa reuni tidak seharusnya hanya menjadi ajang melepas rindu antaralumni, tetapi juga menjadi momentum menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Kami ingin reuni ini menjadi ladang keberkahan. Silaturahmi yang kami bangun tidak berhenti pada nostalgia, tetapi diwujudkan melalui aksi sosial yang dapat langsung dirasakan manfaatnya. Kolaborasi dengan Komunitas WOKWEKWAK menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan pelayanan khitanan yang aman, profesional, dan membahagiakan masyarakat,” ujarnya.

Selain memperoleh layanan khitan secara cuma-cuma, seluruh peserta juga menerima paket sembako yang didukung oleh BAZNAS Kabupaten Bandung Barat serta bingkisan dari panitia sebagai bentuk perhatian dan penyemangat bagi anak-anak yang mengikuti khitanan.

Baca Juga:  H. Jenal Aripin Sampaikan Permohonan Maaf kepada Muslimat PCNU Karawang di Momen Halal Bihalal

Ketua Yayasan Daarul Ilmi Bandung sekaligus pengelola Pesantren Terpadu Daarul Ilmi, Ust. Jafar Sidik, SE, memberikan apresiasi atas kepedulian para alumni yang terus menjaga hubungan dengan almamater melalui kegiatan yang memberi manfaat luas.

“Tema reuni tahun ini benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata. Alumni tidak hanya menjaga ukhuwah, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial sebagai bagian dari dakwah. Kami berharap semangat ini terus tumbuh sehingga Daarul Ilmi senantiasa melahirkan generasi yang bermanfaat bagi umat dan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Terpadu Daarul Ilmi, Ustadz Suhardi Abdul Hamid H., S.Th.I., menegaskan bahwa pesantren akan terus membuka ruang kolaborasi dengan para alumni dalam berbagai program yang membawa dampak positif.

“Kehadiran alumni menjadi inspirasi bagi para santri. Mereka dapat melihat bahwa ilmu yang diperoleh di pesantren dapat menjadi bekal untuk sukses sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan semakin kuat di masa mendatang,” tuturnya.

Baca Juga:  Pelantikan 342 Prajurit "Sersan Dua" Dipimpin Kasdam III/Siliwangi

Kegiatan khitanan massal ini menjadi pembuka rangkaian Reuni Akbar Daarul Ilmi 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat. Melalui kolaborasi antara alumni, pesantren, komunitas sosial, dan lembaga zakat, nilai-nilai gotong royong, kepedulian, serta dakwah sosial terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Persaudaraan Alumni Darul Ilmi

Persaudaraan Alumni Darul Ilmi (PADI) merupakan wadah silaturahmi lintas angkatan alumni Daarul Ilmi yang berkomitmen memperkuat ukhuwah, membangun sinergi, serta berkontribusi aktif dalam bidang sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Berlandaskan semangat kebersamaan, PADI terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat. (Chandra)