Karawang, MEDIASERUNI.ID – Kasus pembunuhan terhadap AF (15) seorang pelajar di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, berhasil diungkap. Pelaku FA (17) ternyata teman satu sekolah korban yang kini diamankan di Mapolres Karawang.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengungkapkan itu dalam gelar kasus di Mapolres Karawang, Kamis 14 Mei 2026. Pelaku sendiri berhasil diamankan kurang dari 2 x 24 jam.
“Korban dan pelaku saling mengenal, karena bersekolah di tempat yang sama. Korban sempat menjemput pelaku sebelum menuju lokasi kejadian di Batujaya,” kata Kapolres, dan mengapresiasi kehadiran Bupati Aep Syaepuloh dalam gelar kasus tersebut.
Korban, sebelumnya ditemukan sudah tidak bernyawa di bantaran Sungai Citarum, di Kampung Kaum Desa Batujaya Kecamatan Batujaya, dengan luka sayat di leher dan tusukan senjata tajam di bagian dada, Minggu 10 Mei 2026, sekitar pukul 14.30 Wib.
Dijelaskan, sebelum kejadian, korban menjemput pelaku untuk membeli jaket hoodie. Namun dua toko yang didatangi dalam kondisi tutup. Pelaku kemudian mengajak korban menuju bantaran Sungai Citarum.
Di lokasi itu, korban diserang menggunakan pisau dapur yang sudah dipersiapkan, hingga korban tak berdaya dan tewas dengan luka di leher dan bagian dada. Setelah korban tewas, pelaku pun membawa kabur motor dan ponsel milik korban, dan menjualnya ke penadah berinisal ES.
Sementara itu, kapolres menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Kami masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa,” ujarnya. Dugaan motif sementara, pelaku melakukan pembunuhan dipicu faktor ekonomi. Pelaku ingin menguasai kendaraan milik korban.
Dalam kasus tersebut barang bukti yang diamankan di antaranya telepon genggam, pakaian, dan sepeda motor korban. Polisi juga memeriksa beberapa saksi guna memperkuat proses penyidikan.
Pelaku dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana. Meski masih di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sesuai sistem peradilan anak.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi terhadap pengungkapan kasus yang dilakukan melalui penyelidikan intensif Satreskrim, Satres PPA, dan tim Resmob Polres Karawang.
Kasus ini sebelumnya sempat menjadi perhatian luas masyarakat, karena rumor yang beredar mengait-ngaitkan kasus pembunuhan tersebut dengan peristiwa bentrok suporter sepak bola.
Bupati menegaskan peristiwa itu murni dipicu motif ekonomi dan tidak berkaitan dengan konflik kelompok maupun suporter sepak bola. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi menjaga keamanan wilayah. (*)
