Karawang, MEDIASERUNI.ID – Tim investigasi minyak mentah (oil spill) di pesisir pantai Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, segera terbentuk. Tim ini akan melibatkan akademisi dan ahli untuk mengungkap si pemilik mentah tersebut.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Karawang melalui Komisi III, Selasa, 1 September 2026, di ruang rapat komisi, menghadirkan pihak PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

“Tim investigasi tidak menutup kemungkinan akan ada dari akademisi dan ahli yang terkait,” tegas Ketua Komisi III DPRD Karawang, Deddy Indra Setiawan, menambahkan tim investigasi penting untuk memastikan asal-usul material minyak mentah tersebut.

Sementara, untuk memastikan material yang mendarat di pantai Cemarajaya berasal dari minyak mentah, diperlukan uji laboratorium.
Saat ini sampelnya masih dalam proses pengujian di laboratorium Kementerian Lingkungan Hidup. “Hasilnya masih diuji di laboratorium Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan belum diuji di Puslabfor Polri,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pidato Perdana Presiden Prabowo Subianto, Hukum Diatas Jabatan dan Kepentingan

Deddy menegaskan, kesimpulan mengenai sumber ceceran minyak belum dapat dipastikan sebelum proses investigasi dan pengujian laboratorium selesai.

Deddy juga meminta lokasi temuan saat ini dibandingkan dengan wilayah yang pernah terdampak ceceran minyak pada 2019. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah terdapat kemungkinan kejadian serupa kembali terjadi. “Coba dicek lokasi yang sama dengan tumpahan minyak di 2019. Ditakutkan dari sana lagi,”

Deddy mengatakan hingga kini belum ditemukan indikator yang dapat memastikan penyebab munculnya ceceran minyak tersebut. Kondisi itu juga membuat PHE ONWJ masih melakukan penelusuran.

Baca Juga:  Harapan Baru Warga Desa Wadas, Posyandu Dahlia XIX Diresmikan Kepala Desa

“Belum ditemukan indikatornya, jadi kesemuanya perlu dipikirkan,” katanya. Deddy menambahkan, evaluasi lebih lanjut akan dilakukan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (Damar)