Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Andreas menghadiri puncak perayaan Seren Taun Kasepuhan Girijaya bertajuk Sedekah Bumi Seren Taun Nampa Taun Mapag Taun Muharram 1448 H di Kasepuhan Girijaya, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Minggu 5 Juli 2026.
Perayaan yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat adat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh, sekaligus doa memohon keselamatan serta keberkahan untuk tahun yang akan datang.
Seren Taun ke-199 tersebut dihadiri masyarakat dari berbagai daerah, seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Purwakarta, Bogor, dan sejumlah wilayah lainnya.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya kasepuhan sebagai warisan leluhur.
Tradisi ini dinilai bukan hanya menjadi identitas masyarakat adat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Wabup Andreas juga mengajak generasi muda untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Prosesi Seren Taun diisi dengan berbagai kegiatan, seperti sedekah bumi, gotong royong, serta ritual kearifan lokal yang mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam.
Sementara itu, Camat Cidahu Tamtam Alamsyah mengatakan Seren Taun merupakan agenda budaya tahunan Kampung Adat Girijaya yang pada tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-199.
Ia juga menyebut Desa Girijaya telah ditetapkan sebagai desa wisata dan memiliki empat destinasi wisata, termasuk Kampung Adat Girijaya sebagai salah satu daya tarik utamanya.
Acara tersebut turut dihadiri Sesepuh Adat Kasepuhan Girijaya, jajaran Baris Olot, tokoh adat, Forkopimcam Cidahu, Kepala Desa Girijaya, serta sejumlah tamu undangan. (Irma)
