Karawang, MEDIASERUNI.ID – Aliansi Masyarakat Indonesia Maju (Komando) menggelar audiensi dengan BPJS Kesehatan Cabang Karawang di Aula BPJS Kesehatan Karawang, Kamis 30 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah aspirasi masyarakat, terutama terkait isu pembayaran klaim kepada rumah sakit mitra.
Audiensi diterima langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Karawang, HS Rumondang Pakpahan, yang didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Laode Ahmad.
Koordinator Komando, Dudung Ridwan, mengatakan pihaknya menerima laporan dari sejumlah rumah sakit yang mengeluhkan keterlambatan pembayaran klaim BPJS Kesehatan. Menurutnya, kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada operasional rumah sakit.
“Beberapa rumah sakit bahkan disebut mulai mempertimbangkan langkah efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kesehatan dan staf. Jika hal itu terjadi, tentu bisa memengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dudung.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Karawang, HS Rumondang Pakpahan, memaparkan kondisi penerimaan iuran dan pembayaran klaim kepada rumah sakit mitra. Ia mengakui terdapat selisih antara penerimaan iuran dan nilai klaim yang dibayarkan.
Meski demikian, Rumondang menegaskan defisit tersebut ditutupi melalui mekanisme subsidi silang dari pemerintah pusat sehingga tidak mengganggu proses pembayaran kepada fasilitas kesehatan.
“Kami memiliki data lengkap pembayaran klaim setiap bulan kepada rumah sakit mitra. Karena itu, kami menilai anggapan bahwa BPJS terlambat membayar perlu dilihat berdasarkan data yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Ormas Matahari Pagi Indonesia, Mardiman Ujung, meminta seluruh pihak mencari solusi agar pembayaran klaim kepada rumah sakit tetap berjalan lancar, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu.
Audiensi berlangsung dengan penyampaian berbagai masukan dari peserta. Di akhir pertemuan, Aliansi Komando menyampaikan rencana menggelar aksi damai pada 3 hingga 5 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya menyampaikan aspirasi terkait pelayanan kesehatan di Kabupaten Karawang. (Iman)

