Cimahi, MEDIASERUNI.ID – Terjangan angin kencang di kawasan Kompleks Nusa Persada, Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu 13 September 2026, sekitar pukul 13.00 Wib, mengakibatkan sedikitnya tiga rumah warga mengalami kerusakan.

Dampak kerusakan dipicu atap spandek berukuran 12×4 meter dari lantai dua salah satu rumah warga yang sapu angin kencang hingga terlepas, lalu terbang menimpa bagian depan dua rumah di seberangnya.

Warga yang terkejut dan berhamburan keluar rumah usai mendengar dentuman keras saat atap seng spandek tersebut menghantam bagunan.

Melansir detikjabar, seorang saksi sekaligus korban terdampak, Luki Mulyana, menceritakan detik-detik kejadian yang berlangsung di tengah cuaca terik tersebut.

“Kejadiannya sekitar jam 1 siang pas cuaca lagi panas. Awalnya ada suara berisik keras, saya kira kucing. Pas dicek ke luar, ternyata atap depan rumah saya sudah tertimpa seng spandek milik tetangga,” ujar Luki.

Baca Juga:  Bupati Lampung Utara Hadiri Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2025

Meski atap bagian depan rumahnya berlubang, Luki bersyukur kerusakan tak sampai merubuhkan bangunan utama maupun menimpa kendaraan yang terparkir.

Mendapat laporan bencana angin kencang, tim Unit Reaksi Cepat (URC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan penanganan darurat.

Personel URC BPBD Kota Cimahi, Jaka Umbara, memastikan seluruh bangunan hanya mengalami kerusakan ringan dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Baca Juga:  Peternakan Teureuh Karawang Junaedi Farm Sedia Tabungan Daging dan Paket Sembako

“Kami menerima laporan angin kencang yang menyebabkan tiga rumah terdampak akibat atap spandek terbawa angin dan menimpa atap rumah di seberangnya. Seluruhnya kategori kerusakan ringan dan nihil korban jiwa,” pungkas Jaka. (*)