Karawang, MEDIASERUNI.ID – Bupati Karawang Aep Syaepuloh meminta pejabat administrator, pejabat pengawas, kepala puskesmas, dan kepala sekolah yang baru dilantik untuk menyelaraskan kinerja dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menegaskan, seluruh jajaran pemerintah harus hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Aep dalam acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang yang berlangsung di Aula Husni Hamid, Jumat 23 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti 31 peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Aep mengatakan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan kebijakan pembangunan yang telah dirancang pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Karawang Maslani.
“Saya bersama wabup dalam lima tahun ini selaras dengan RPJMD. Bagaimanapun, hal ini harus bisa terwujud bagi masyarakat,” ujar Aep.
Menurut dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan. Diperlukan keterlibatan seluruh jajaran birokrasi serta dukungan masyarakat agar perubahan yang diharapkan dapat dirasakan secara nyata.
“Kasihan masyarakat sudah terlalu lama melihat Karawang yang begitu-begitu saja,” katanya. Aep menekankan, setiap pejabat harus memiliki tanggung jawab untuk ikut menyelesaikan persoalan di wilayahnya.
Ia mengingatkan agar perbedaan kewenangan antar lembaga tidak dijadikan alasan untuk menghindari tanggung jawab.
Ia mencontohkan persoalan perbaikan jalan di wilayah Cilamaya. Menurut Aep, camat tetap perlu turun langsung meninjau kondisi di lapangan, meskipun penanganan jalan tersebut berada di bawah kewenangan instansi lain.
“Jangan berbicara, itu kan kewenangannya PUPR. Saya sekali lagi menegaskan, camat pun harus hadir ikut serta dalam memperbaiki jalan. Mereka harus bisa menjadi bagian dari perubahan, minimal meninjau,” ujarnya.
Hal serupa, lanjut dia, berlaku ketika terdapat bangunan sekolah yang rusak. Pejabat di wilayah diminta tidak bersikap pasif hanya karena penanganannya bukan menjadi tanggung jawab langsung mereka.
Aep juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang yang dinilainya berani mengambil tindakan tegas dalam pembinaan aparatur hingga ke tingkat bawah.
Ia turut mengapresiasi Wakil Bupati Maslani yang dinilai aktif turun langsung menemui masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Aep menegaskan bahwa orientasi kerja pemerintah harus tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ia mencontohkan kebiasaannya saat melakukan kunjungan lapangan dengan berinteraksi langsung bersama warga.
“Saya tegaskan kembali, saya bekerja untuk masyarakat, bukan untuk mereka. Saya saja kalau ke lapangan makan seadanya, sama-sama warga di warung,” tuturnya.
Aep mengatakan, pemerintah daerah terus mengupayakan pembangunan di sejumlah sektor, termasuk ruang terbuka hijau (RTH), kesehatan, dan pendidikan.
Ia mencontohkan penataan Taman Ade Irma yang sebelumnya terbengkalai. Menurut dia, upaya pembenahan tersebut menunjukkan pentingnya konsistensi dan komitmen dalam menjalankan program pembangunan.
Selain itu, ia menyebut penataan GOR Panatayudha dan Lapangan Karangpawitan yang kini dinilainya semakin baik.
Aep mengapresiasi jajaran pemerintah daerah yang telah berupaya memenuhi harapan masyarakat. Namun, ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah jabatan secara serius dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan, pejabat yang tidak menunjukkan kinerja sesuai harapan harus siap menerima konsekuensi, termasuk penurunan jabatan.
“Bagi kepala sekolah dan pejabat lainnya yang dilantik, jika tidak bekerja serius, siap-siap diturunkan kembali jabatannya,” tegas Aep. (damar)
