Karawang, MEDIASERUNI.ID – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 2.153 lowongan pekerjaan disiapkan dalam gelaran Job Fair Online 2026. Puluhan ribu pelamar kini tengah memperebutkan formasi kerja yang berasal dari 94 perusahaan di berbagai kawasan industri di Kabupaten Karawang.

​Ahli Pertama Pengantar Kerja Disnakertrans Karawang, Ibnu Aulia Hanif, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam ajang ini terus bergerak dinamis. Pada akhir Agustus lalu, tercatat ada 84 perusahaan yang terdaftar, namun jumlah tersebut terus bertambah seiring masuknya perusahaan baru, baik melalui koordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) maupun kedatangan langsung ke Disnakertrans.

​”Per 31 Agustus awal mulanya ada 84 perusahaan, tetapi seiring berjalannya waktu terus meningkat hingga 94 perusahaan. Jika diakumulasikan dengan data susulan, jumlahnya bisa mendekati 100 perusahaan,” ujar Ibnu, dikutip Selasa 29 September 2026.

​Ibnu menjelaskan, perusahaan peserta berasal dari sejumlah kawasan industri manufaktur besar di Karawang, di antaranya Karawang International Industrial City (KIIC), Indotaisei, Kawasan Industri Kujang Cikampek (KIM), hingga Surya Cipta. Rincian formasi yang dibuka mencakup 1.149 posisi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang terus berkembang hingga 2.153 lowongan, 820 posisi magang, serta 17 formasi khusus bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga:  Patroli Diperketat Sejumlah Percobaan Bunuh Diri di Flyover Pasupati Berhasil Digagalkan

​Menanggapi kendala teknis pada hari pertama pendaftaran, Ibnu tidak menampik sempat terjadi gangguan peladen (server down) akibat tingginya lonjakan akses pelamar secara bersamaan. Mengatasi hal tersebut, Disnakertrans menetapkan skema pembagian jadwal publikasi lowongan (publish) secara bertahap.

​”Kami pecah jadwal pendaftarannya agar tidak menumpuk di hari pertama. Perusahaan yang terdaftar kan ada sekitar 90-an, jadi kami plot, misalnya tanggal 1 ada 10 perusahaan, tanggal 2 ada 8 perusahaan, dan seterusnya. Langkah ini dilakukan agar trafik tidak menumpuk sekaligus menjaga ketersediaan lowongan tetap stabil setiap harinya,” jelas Ibnu.

​Ketua Tim (Katim) Pasar Tenaga Kerja Disnakertrans Karawang, Aan, menambahkan bahwa strategi penataan jadwal tersebut efektif menjaga distribusi informasi lowongan kerja hingga akhir periode pelaksanaan. Seluruh data kebutuhan tenaga kerja dari pihak swasta akan terus diperbarui secara terintegrasi ke dalam basis data (database) portal job fair.

​Mengenai tenggat pendaftaran, Disnakertrans mencatat durasi pembukaan lowongan dari tiap perusahaan cukup bervariasi. Beberapa perusahaan masih membuka masa pendaftaran hingga Oktober 2026, seperti PT KHN Metal untuk posisi Staf Quality Control (QC) dan PT Indosafety Sentosa Industry untuk dua posisi Maintenance Produksi yang ditutup pada 1 Oktober.

Baca Juga:  Sabil Akbar Lakukan Pengawasan Penyelengaraan Pemerintah 2026 Sekaligus Pendidikan Politik

​”Setelah pendaftaran ditutup, perusahaan akan melakukan penyaringan (screening) dan tahapan rekrutmen. Disnakertrans selanjutnya melakukan pengawalan melalui mekanisme Wajib Lapor Lowongan (WL2) untuk memastikan sejauh mana penyerapan tenaga kerja lokal berjalan,” tambah Ibnu.

​Penyelenggaraan Job Fair Online 2026 menunjukkan tren peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan tahun lalu, tercatat sebanyak 78 perusahaan berpartisipasi dengan total formasi penempatan sebanyak 2.140 posisi. Tahun ini, tingkat partisipasi dunia usaha meningkat dengan ketersediaan formasi yang lebih luas bagi para pencari kerja. (damar)