Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Peringatan Hari Tari Sedunia 2026 di Kabupaten Pemalang berlangsung meriah. Sebanyak 200 penari dari 14 sanggar tampil dalam pertunjukan kolosal di kawasan Pantai Widuri, Jumat (8/5/2026).
Acara yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pemalang itu menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai kirab penari, eksplorasi tari di tepi pantai, hingga flashmob tarian nusantara.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bahkan turut menari bersama peserta. Ia menyebut seni tari menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah.
“Ini bukan hanya pertunjukan seni, tapi juga bentuk menjaga jati diri budaya bangsa. Generasi muda harus terus ikut melestarikannya,” ujar Anom.
Ia berharap seni tari tidak hanya tampil dalam agenda seremonial, tetapi juga rutin dipentaskan di ruang publik agar semakin dekat dengan masyarakat.
Kepala Disparbud Pemalang Fera Djokosusanto mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni tari sekaligus mempererat hubungan antar sanggar seni di Pemalang.
“Selain itu, kami juga mendorong kreativitas para penari untuk mengeksplorasi seni tari berbasis lingkungan,” jelas Fera.
Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutuko Raharjo, Kepala Bakesbangpol Joko Ngatmo, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie.
